Pelatih penjaga gawang Persib Bandung, Anwar Sanusi, melakukan klarifikasi atas kekeliruan berita di media yang menyatakan pelatih menyalahkan Jandri Pitoy atas terjadinya gol pertama Persidafon Dafonsoro. Away menyatakan tidak ada statement Drago Mamic yang serupa demikian. Namun masalah ini sudah diselesaikan dengan baik antara Jandri dan Mamic.
“Sebenarnya tidak ada statement seperti itu. Makanya saya, pelatih dan Jandri klarifikasi hal itu,” ujar Away dalam konferensi pers di mes Persib, Senin siang.
Sempat diberitakan bahwa Mamic menyalahkan Jandri atas gol yang terjadi di gawang Persib. Padahal Mamic bermaksud menyoroti kesalahan yang terjadi di lini belakang.
Away menjelaskan kronologis terjadinya gol Persidafon ke gawang Persib dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu lalu. Bola back pass yang dilakukan Jajang Sukmara terlampau jauh dari jangkauan Jandri Pitoy. Jandri bermaksud menyodorkan bola tersebut kepada Abanda Herman, namun diserobot pemain Persidafor, Rasmoyo, hingga berujung gol.
“Kejadiannya, bola back pass dari Jajang. Posisinya sebenarnya agak jauh dari gawang. Mungkin Jandri maksudnya diberi ke Abanda tapi bola bisa diambil pemain lawan dan akhirnya bisa jadi gol,” jelas Away.
Ini menjadi kali kedua bola sodoran Jandri bisa diserobot pemain lawan. Kali pertama dilakukan Jandri saat pertandingan kandang, Persib melawan Persiram Raja Ampat. Kembali, Away menilai kesalahan tersebut sebagai tactical foul.
“Kita selalu evaluasi, ada atau tidak ada kejadian. Ini terjadi sudah 2 kali. Ini tactic foul, mungkin seharusnya langsung memberi bola jauh,” ungkap Away.
Setiap pertandingan, tim pelatih selalu melakukan evaluasi. Bukan hanya untuk kiper, namun evaluasi untuk seluruh pemain. Pada laga terakhir, Away pun melihat pemain depan yang gagal mengkonversikan beberapa peluang menjadi gol. Namun secara permainan, Away menilai ada perbaikan jika dibandingkan penampilan Persib saat melawan Deltras Sidoarjo.
“Sebenarnya kita kemarin jauh lebih baik dibanding lawan Deltras. Penguasaan dan peluang lebih banyak. Hanya masalah penyelesaian akhir aja. Saya kira Airlangga, Aliyuddin, Ilham maupun Miljan banyak peluang. Ya nanti itu juga akan jadi bahan evaluasi,” papar Away.
Sumber: Simamaung
By: BP

0 comments:
Post a Comment