Strategi Khusus Persib Raih Poin di Papua

17 December 2011 Menantang Persidafon Dafonsoro di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (17/12), pelatih Persib Bandung, Drago Mamic, tentunya harus menyiapkan strategi khusus untuk bermain lebih impresif ketimbang saat melawan Deltras Sidoarjo.

Bermain lebih agresif dan memaksimalkan kecepatan yang dimiliki pemain skuad Maung Bandung tentunya akan membawa keuntungan tersendiri bagi tim Pangeran Biru. Di samping itu, amunisi tim Pangeran Biru makin kuat setelah Mohammad Nasuha bergabung bersama tim Pangeran Biru sejak Rabu (14/12/2011).

Pemain kelahiran Banten itu pun diperkirakan akan menjadi pilihan utama di formasi Mamic setelah posisinya diganti oleh Tony Sucipto. Selain itu Mamic pun semakin memiliki banyak pilihan untuk menampilkan permainan yang lebih agresif.

Manajer Persib, Umuh Muhtar, pun merasa optimistis skuadnya kali ini bakalan memberikan hasil maksimal bagi Persib. Terlebih saat ini Persib sangat diuntungkan dengan faktor nonteknis. Persidafon tak akan mendapat dukungan maksimal dari pendukungnya karena menggunakan Stadion Mandala yang merupakan kandang dari Persipura Jayapura.

"Kami bertekad meraih poin penuh saat bertandang ke Papua kali ini, apalagi kami sudah lama tidak pernah meraih kemenangan di sini," ujar Umuh saat dihubungi wartawan, Jumat (16/12).

Di kubu Persidafon, asisten pelatih Isman Jasulmei mengatakan, meskipun tak bermain di kandang sendiri, hal itu bukan menjadi halangan bagi Persidafon untuk tetap bertekad meraih kemenangan.

Isman pun mengatakan timnya tak gentar menghadapi Persib yang memiliki materi pemain berkelas. Bahkan ia pun telah menginstruksikan kepada para pemainnya untuk tampil kolektif dan bermain tenang.

"Kami akan tetap fokus menghadapi pertandingan ini sesuai dengan karakter tim sendiri. Tak perlu gentar menghadapi Persib yang dihuni pemain timnas Indonesia," katanya saat di hubungi wartawan, Kamis (15/12).

Saat menghadapi Pelita di Stadion Mandala, Senin (12/12), Persidafon mampu menahan imbang tim penuh pemain bintang itu. Bahkan Patrich Wanggai cs pun mampu merebut satu poin dari Persija Jakarta pada laga kedua kompetisi LSI.
Secara keseluruhan tim Pangeran Biru memang lebih unggul ketimbang tim asuhan Sergei Dubrovin itu. Lebih-lebih tiga laga terakhir di ajang lanjutan kompetisi di bawah pengelolaan PT Liga Indonesia (PT LI), Persib melangkah dengan mulus tanpa kalah sekali pun. Berbeda dengan Persidafon yang harus terseok-seok di laga perdana kompetisi LSI. Tim yang diperkuat Patrich Wanggai itu harus dilibas PSPS Pekanbaru dengan skor telak 4-1.

Bagi Mamic, melawan Persidafon memang merupakan hal yang baru baginya. Sudah barang pasti Mamic tak mengetahui secara jelas peta kekuatan dari Persidafon. Akan tetapi Mamic memiliki motivasi yang tinggi untuk anak buahnya saat menghadapi pertandingan. Mamic mengaku tak pernah meremehkan setiap lawan yang akan dihadapinya. Lebih-lebih Mamic selalu beranggapan semua lawannya adalah tim sekelas Barcelona.

"Saya selalu menghormati siapapun lawan dari tim kami," kata Mamic sebelum menjalani laga tandang beberapa waktu lalu.

Namun tim besutan Mamic harus bekerja ekstra keras jika ingin pulang membawa hasil maksimal saat menantang Persidafon. Pasalnya tim-tim asal Papua dikenal tak mudah menyerah ketika melawan tim-tim besar. Terlebih Persib memiliki catatan buruk ketika bertandang ke Tanah Papua itu.

Selain itu, saat menghadapi skuad Maung Bandung di kandang nanti tentunya Persidafon dipastikan akan tampil lebih garang dengan kualitas terbaik pemain- pemain yang dimilikinya. Penyerang sekaliber Wanggai dan pemain asing anyar yang juga mantan pemain Persija Jakarta, Erick Bayemi, diprediksi akan menjadi momok bagi Maman Abdurahman cs.

Pertandingan ini akan berjalan alot dan menarik. Tidak hanya mempertemukan dua tim yang sama-sama permainan yang mengandalkan kecepatan, duel tersebut juga bakal menjadi ajang pembuktian ketangguhan lini tengah yang dihuni gelandang yang sudah berumur. Persib mengandalkan Miljan Radovic sebagai jenderal lapangan tengah. Sedangkan Persidafon mengandalkan Eduard Ivakdalam, pemain veteran yang kerap disapa Edu itu.

Sumber: BolaIndo
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger