Salah satu pemain yang siap untuk diturunkan dalam laga Persib Bandung kontra Sriwijaya FC, Rabu (7/12), adalah Tony Sucipto. Tony adalah pemain tim nasional Indonesia yang pernah merumput selama 5 tahun di klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut, sebelum akhirnya pindah ke Jakarta. Tony ngotot untuk bermain walaupun harus memakai pelindung kepala seperti penjaga gawang Chelsea, Peter Cech.
Dalam pertandingan Persib Bandung vs Persiram Raja Ampat, Sabtu (3/12), Tony harus mendapatkan cedera setelah kepalanya berbenturan dengan kepala pemain lawan. Akibat kejadian tersebut, Tony harus menerima luka 4 cm dan mendapat 6 jahitan. Dalam konferensi pers di depan wartawan di mes Persib Jalan Ahmad Yani Bandung, Tony mengatakan siap bermain. Pemain nasional Indonesia berusia 25 tahun ini menjelaskan bahwa luka yang dideritanya sudah membaik. Namun, kepastian diturunkan atau tidaknya, Tony menyerahkan semua keputusan kepada dokter dan pelatih.
“Yang tahu pastinya dokter. Namanya sakit pasti ada, tapi sudah agak baikan. Jika Tony disuruh main, Tony siap. Tinggal bagaimana dokter sama pelatih menilainya,” ungkap Tony.
Dokter tim Persib Rafi Ghani mengatakan Tony sudah mendapat perawatan dan penyembuhan mengalami kemajuan. Secara medis, pemain yang bisa bermain di bek dan gelandang bertahan ini bisa diturunkan.
“Secara medis, Tony sudah bisa tampil . Cuma pada saat tampil nanti, akan dipasang semacam alat untuk memproteksi lukanya, karena masih ada jahitan yang belum dibuka. Cuma kan nanti tergantung pelatih juga.” terang Rafi.
Kemungkinan besar, Tony bermain menggunakan pelindung kepala yang sudah dipakainya saat latihan Persib tadi pagi. Mengenai trauma pasca cedera, Tony memilih untuk tidak ambil pusing karena yakin akan tidak terasa saat sudah berada di lapangan nanti.
“Kalau trauma sih ya mungkin. Kalau sudah di lapangan akan lupa karena kalau sudah lari akan tidak terasa,” ungkap Tony.
Antara tahun 2005 sampai 2010, Tony merumput bersama tim Laskar Wong Kito. Namun, walaupun pernah bermain untuk SFC, pertandingan besok tidak berpengaruh apa-apa bagi Tony. Tony hanya fokus membawa tim Persib memenangkan pertandingan.
“Sekarang saya di Bandung, walaupun lama main di sana, tapi tidak ada emosi apapun. Semoga saja kita bisa memenangkan pertandingan besok,” ujar Tony.
Sumber: Simamaung
By: BP

0 comments:
Post a Comment