Salah satu pertempuran yang diperkirakan bakal berjalan sengit yaitu pertemuan Hariono di Persib dan Juan Revi Auriqto di kubu Deltras Sidoarjo. Sama-sama berperan sebagai gelandang bertahan, keduanya juga pembagi bola bagi timnya masing-masing. Gaya permainan keduanya pun tidak jauh berbeda, sama-sama bertipikal destroyer. Hal ini juga yang diperkirakan bakal terjadi oleh asisten pelatih Deltras Sidoarjo, Troy Medicana.
"Jika Persib memiliki Hariono, kami juga memiliki Juan Revi. Keduanya sama-sama destroyer. Jadi bakal seru pertandingan nanti," ujarnya di Mes Deltras Sidoarjo, Minggu (11/12).
Troy bahkan menegaskan, kunci pertandingan nanti berada pada kedua pemain tersebut. "Di Persib memang ada Radovic tetapi keberadaan Hariono yang bakal membuat pertandingan menjadi seru," ujarnya.
Namun hal itu ditanggapi dingin oleh Hariono. Ia pun tidak terlalu memusingkan pertempuran yang bakal terjadi antara dirinya dengan Juan Revi. "Ya saya siap untuk pertandingan nanti," singkatnya.
Hariono pun mengaku tidak akan terpengaruh dengan tekanan publik Sidoarjo. Sempat menjadi idola Deltras, ia mengaku akan tetap tampil profesional. "Saya profesional saja. Tidak ada pengaruhnya main di Sidoarjo," tuturnya.
Sementara itu, Juan Revi Auriqto mengaku akan tampil all out. Targetnya adalah memberikan bola kepada pemain depan dan turut membantu pertahanan agar gawang Deltras tidak kebobolan.
"Tentu saya siap bertarung dan meraih kemenangan untuk Deltras," kata mantan pemain Arema Indonesia ini.
Juan Revi pun mengaku telah mengetahui karakter para pemain Persib di lini tengah. Khusus Hariono, Juan Revi mengaku siap mengimbangi pemain timnas Indonesia tersebut. "Hariono dan Zulkifli, saya sudah mengenalnya. Tidak akan canggung jika bertemu dengan keduanya," ujarnya.
Overconfident
Menghadapi laga tandang perdana ini para penggawa Persib diingatkan agar tidak overconfident. Selain itu, para pemain tidak boleh terlalu puas dengan kemenangan di dua laga kandang Persib.
"Dua kemenangan Persib di kandang memang patut diapresiasi. Namun dalam dua laga itu sebenarnya permainan Persib masih jauh dari yang diharapkan. Oleh karenanya, para pemain harus lebih meningkatkan penampilannya saat melawan Deltras nanti," ujar mantan pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono di Gedung Pengprov PSSI Jabar, belum lama ini.
Apalagi, lanjutnya, Deltra bukan tim yang mudah dikalahkan jika bermain di kandangnya. Bahkan musim ini Deltras mampu meraih poin penuh saat bertandang ke PSPS Pekanbaru.
"Kalau mereka bisa menang di kandang lawan, itu tandanya mereka cukup kuat. Ini yang patut diwaspadai oleh Persib," katanya.
Salah satu lini yang masih harus diperbaiki, lanjut Sukowiyono, yaitu lini pertahanan. Hal ini dikarenakan Maman Abdurahman yang menjadi komandan sudah mulai melambat. Kondisi fisiknya sudah tidak sebaik musim sebelumnya. Tetapi jika Maman bisa berkomunikasi dengan pemain lainnya secara baik, maka hal itu bisa diatasi.
"Masih sama dengan musim sebelumnya, lini belakang sebenarnya masih menjadi salah satu kelemahan Persib," ujarnya.
Kendati demikian, Sukowiyono mengaku cukup optimistis dengan skuad Drago Mamic. Pasalnya selama ini Persib selalu menggunakan formasi 4-2-3-1. Formasi tersebut dianggap cocok jika digunakan pada laga tandang.
"Menggunakan satu striker dan memasang dua gelandang bertahan memang ideal untuk melakoni laga tandang. Semoga para pemain sudah mulai terbiasa dengan skema tersebut," ujarnya.
Dari penilaiannya, meski belum sesuai yang diharapkan, permainan Persib semakin meningkat dari laga ke laga. Dibandingkan saat menjamu Persiram Raja Ampat, penampilan Persib melawan Sriwijaya FC mengalami perbaikan. Namun karena lawan yang dihadapi juga berat sehingga terlihat belum maksimal.
"Persib memang belum stabil. Tetapi mulai menunjukan peningkatan," singkatnya.
Oleh karenanya, Sukowiyono pun cukup optimistis jika Persib bisa meraih poin di Sidoarjo. "Setidaknya poin satu atau imbang bisa diraih Persib. Jika itu diraih sudah cukup bagus untuk Persib," tukasnya.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment