Pemain Over Explosive Butuh Masa Recovery Lebih Panjang

6 December 2011

Rabu besok, tim Persib Bandung akan melakoni laga kedua dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 menghadapi Sriwijaya FC Palembang di Stadion Si Jalak Harupat Soreang. Dengan jeda waktu 4 hari dari laga sebelumnya melawan Persiram Raja Ampat, tim Persib memiliki waktu pemulihan kondisi fisik yang ideal. Hal itu diungkapkan pelatih fisik Persib, Dino Sefrianto dalam konferensi pers di mes Persib, Selasa (6/12) siang.

Dino menjelaskan bahwa ada dua kategori yang dialami tubuh untuk memulihkan kondisi fisik, yakni jantung dan otot. Sedangkan waktu yang dibutuhkan setiap pemain untuk mengembalikan kondisi fisik, berbeda-beda. Ada pemain yang kembali bugar dalam durasi 48 jam. Ada pula yang membutuhkan waktu 72 jam.

“Ada teori mengatakan, ada dua kategori masa recovery itu ada jantung dan otot. Biasanya, karakter pemain ada beberapa macam. Ada yang bisa pulih dalam 48 jam. Tapi untuk karakter pemain cepat, biasanya butuh waktu 72 jam,” papar pentolan FPOK UPI ini.

Pemulihan kondisi fisik pemain pun tergantung dari karakter pemain itu sendiri. Pemain berkarakter cepat di lapangan butuh masa recovery lebih panjang. Dino mencontohkan pemain-pemain yang memiliki karakter over explosive ini adalah Oktovianus Maniani, Ellie Aiboy dan Airlangga.

“Pemain yang over explosive itu seperti Okto dan Ellie. Waktu main di Semen Padang, Ellie Aiboy dengan usia yang sudah mulai termakan usia, itu kan alami, biasanya butuh 72 jam. Itulah kenapa Ellie dipasang 70-80 menit dan game ke 8 dia sudah dilakukan rotasi. Itu karena karakternya seperti itu. Okto juga sama, cuma Okto kan lebih muda,” kata Dino.

Menurut Dino, para pemain over explosive ini memiliki serabut otot putih yang lebih banyak daripada serabut otot merah. Sehingga para pemain ini memiliki kecepatan lebih tinggi dibanding pemain lain.

“Saya lihat di pemain kita juga ada pemain yang over explosive, seperti Airlangga. Airlangga punya kecepatan, serabut otot putihnya lebih banyak ketimbang merah. Kalau banyak serabut otot merah, dia ga punya kecepatan tapi daya tahan tubuhnya yang lebih tinggi,” ungkap pria yang gemar menyanyi ini.

Lebih lanjut, Dino memaparkan, pemain yang memiliki kecepatan dan daya jelajah yang tinggi, di dalam sarkosom tubuhnya dialiri oksigen yang lebih sedikit. Dan hal itu membuat pemain tersebut lebih rentan terkena cedera.

Sumber: Simamaung

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger