Drago Mamic: Pemain Harus Konsentrasi Hingga Menit Akhir

5 December 2011

BANDUNG, (PRLM).- Konsentrasi pemain pada menit-menit akhir jelang pertandingan usia merupakan hal yang sangat krusial bagi sebuah tim, mengingat banyak hal yang bisa terjadi pada masa tersebut. Seperti saat Persib melawan Persiram Raja Ampat, Sabtu (3/12), Persiram mampu kembali mencetak gol pada menit akhir jelang pertandingan usai.

Hal tersebut yang kini menjadi salah satu perhatian Pelatih Persib, Drago Mamic jelang laga kedua Persib melawan Sriwijaya FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Rabu (7/12).

Melihat hal itu, Drago mengaku akan terus memperbaiki kelemahan timnya. Sehingga di pertandingan-pertandingan selanjutnya konsentrasi pemain bisa terus terjaga sejak peluit kick off hingga laga usai. "Tidak hanya di pertandingan resmi, di pertandingan uji coba pun pemain selalu menurun konsentrasinya di menit-menit akhir. Jika melihat hasil pertandingan terakhir kita, saya harap dari hari ke hari, latihan ke latihan, saya upayakan pemain bisa lebih konsentrasi,” tutur Drago.

Pelatih asal Kroasia ini mencontohkan pertandingan Liga Spanyol antara Getave dan Real Sociedad. Getave yang semapt unggul 23-21 hingga menit ke-70 akhirnya bisa diimbangi oleh Real Sociedad menjadi 2-2. Bahkan saat memasuki perpanjangan waktu, Real Sociedad akhirnya bisa membalikan keadaan sehingga unggul 3-2.

Hal seperti inilah yang menurut Drago harus diperhatikan, karena di dalam sebuah pertandingan banyak hal yang tidak terduga yang dapat terjadi. “Pemain harus bisa konsentrasi hingga menit-menit akhir pertandingan, dan jangan sampai melakukan kesalahan apalagi pelanggaran, karena bisa membuat hal yang fatal bagi tim,” ujarnya.

Drago mengatakan, secara statistik Persib mampu menguasai jalannya permainan dengan penguasaan bola sebesar 72 persen. Jumlah tendangan bola Persib ke gawang juga pada saat melawan Persiram tercatat 17 kali tendangan, sedangkan lawan hanya menciptakan tendangan ke gawang sebanyak tujuh kali.

“Dua gol yang dicetak Persiram semuanya berawal dari kesalahan teknik pemain, bukan taktik. Dan ini tidak boleh terulang lagi pada pertandingan selanjutnya, karena di menit-menit akhir ini semua hal bisa terjadi,” tutur Drago.

Meski bisa menciptakan banyak peluang pada pertandingan kontra Persiram Raja Ampat, Drago menuturkan Persiram memiliki peluang yang lebih baik meski hanya mencipatakan lima kali tendangan ke gawang Persib.

Mengenai gol kedua yang dicetak Persiram, Drago mengaku belum bisa memastikan hal tersebut mengingat dia belum melihat rekaman ulang pertandingan. “Saya belum melihat reviewnya dari DVD, sehingga saya belum bisa memastikan apa yang terjadi. Saya harus melihat secara langsung penyebabnya, bukan hanya mendengar dari pembicaraan saja,” katanya.

“Dari lima kali tendangan ke gawang, dua diantaranya menjadi gol. Sementara Persib dari 17 kali tendangan hanya tiga yang menjadi gol. Coba anda bayangkan seandainya Persib seperti Persiram, pasti banyak gol yang bisa dicetak Persib,” tutur Drago.

Sebelumnya dia tidak menyangka jika Persiram mampu tampil baik saat melawan Persib, padahal tim tersebut diperkuat oleh pemain-pemain muda. “Persiram memiliki beberapa pemain bagus seperti Okto, dan saya tahu tim tersebut diperkuat oleh pemain-pemain Papua yang memiliki sumber daya manusia bagus dalam sepak bola,” ucapnya.

Menghadapi pertandingan selanjutnya, Drago menambahkan akan tersu mempersiapkan kondisi pemainnya. Meski demikian, saat melawan Sriwijaya FC nanti, kemungkinan besar Persib tidak akan diperkuat oleh striker andalannya, Airlangga Sutjipto, yang mengalami cedera saat pertandingan lalu.

“Saya sedikit khawatir dengan kondisi Airlangga saat ini, dan saya harus mempersiapkan pemain pengganti pada pertandingan selanjutnya. Namun, kondisi Airlangga masih terus dipantau perkembangannya,” kata Drago.

Sumber: PR
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger