Setelah sebelumnya memantapkan sikapnya untuk berlaga di Liga Prima Indonesia (LPI) 2011-2012, kini Persib Bandung diklaim akan berlaga di Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012. Sikap ini membuat Persib ngajegang.
Seperti dikutip goal.com, sebanyak 18 klub akan berlaga di LSI yang digulirkan PT Liga Indonesia. Hal itu terungkap pada pertemuan yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (19/11) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Persib diwakili Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Risha Adi Widjaya. Selain Persib, 17 klub lainnya yaitu Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, Pelita Jaya, Persela Lamongan, Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, Gresik United, Persiram Raja Ampat, PSMS Medan, dan PSAP Sigli.
Empat tim yang disebut terakhir menggantikan Persiraja Banda Aceh, Persiba Bantul, Semen Padang, dan Persijap Jepara yang memilih ikut Liga Prima Indonesia (LPI) di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
Dengan demikian, partai Persib kontra Mitra Kukar dalam lanjutan LPI, Sabtu (26/11) mendatang terancam batal digelar. Pasalnya, jadwal LSI baru akan dirilis 3 Desember mendatang.
Ketika "GM" berusaha untuk mencoba mengonfirmasikan sikap Persib Bandung yang ngajegang ini, sejumlah petinggi PT PBB dan manajemen tim belum ada yang mau berkomentar. Risha Adi Widjaya yang hadir dalam pertemuan tersebut pun belum bisa dihubungi.
Saat dikonfirmasikan ke Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, ia justru meminta untuk mengonfirmasi pada Komisaris PT PBB, Zaenury Hasyim. Namun Zaenury Hasyim juga belum bisa dihubungi.
Sedangkan Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono yang sering ditunjuk sebagai juru bicara, menjanjikan akan memberi keterangan dalam waktu dekat.
"Nanti akan ada penjelasan melalui konferensi pers tentang menyikapi berbagai permasalahan," katanya melalui pesan singkatnya, Minggu (20/11).
Sementara itu, pada pertemuan tersebut Azwan Karim dari PT Liga Indonesia mengungkapkan, draf jadwal LSI telah diberikan kepada para peserta. Dan para peserta diberi kesempatan untuk mengusulkan revisi jika dianggap jadwal yang kurang sinkron.
"Draf jadwalnya sudah disusun dan disampaikan ke klub-klub peserta. Tetapi kami belum bisa menyebarkannya kepada masyarakat," ujarnya.
Setelah itu, lanjutnya, PT Liga Indonesia menunggu 2-3 hari untuk revisi. Setelah itu baru PT Liga Indonesia akan menyebarkan jadwal kepada masyarakat.
"Kami serahkan ke klub dan klub yang akan merevisinya. Kami menunggunya dalam waktu dua-tiga hari ke depan. Baru setelah itu kami sampaikan kepada media untuk disebarluaskan," ujarnya.
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment