BANDUNG, (PRLM).- Sikap Persib Bandung untuk memilih netral menanggapi perpecahan klub-klub peserta kompetisi mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf. Dia mengatakan, keputusan manajemen tersebut bukanlah sikap yang bias.
"Segala sesuatu pasti ada pilihannya. Setiap klub memiliki hak untuk menentukan sikapnya. Kalau saya, hanya ikut mendukung saja apa yang diputuskan manajemen," ujarnya ketika ditemui di Cimahi, Sabtu (22/10).
Seperti diketahui, pada Kamis (13/10) lalu terjadi kekisruhan saat pertemuan klub-klub peserta kompetisi dengan PSSI. Klub terpecah menjadi dua, yaitu kubu 14 klub dan kubu 10 klub. Kubu 14 klub menolak mengikuti kompetisi LPI karena dinilai telah me¬langgar Statuta PSSI mengenai jumlah peserta kompetisi.
Mereka menuntut PSSI untuk melaksanakan kompetisi dengan 18 klub, bukan 24 klub.Persib memilih bersikap netral dan menyatakan diri bahwa mereka tidak memilih untuk berada di kubu 14 klub ataupun kubu 10 klub.
Kondisi perpecahan yang terjadi saat ini, menurut Dede, memang bukan kondisi yang mudah bagi setiap klub. Baginya, saat ini publik tidak bisa menilai kubu mana yang bersikap bagus dan tidak bagus.
"Apakah LPI (Liga Prima Indonesia), atau LSI (Liga Super Indonesia) kita tidak bisa mengatakan yang ini baik atau tidak. Tetapi yang jelas, ini soal gengsi. Jadi manajemen setiap klub yang memang memiliki tanggung jawab untuk mengambil keputusannya," ujarnya.
Namun, menurut dia, apapun yang akan terjadi pada akhirnya nanti dia berharap kompetisi bisa berjalan. Selain itu, menurut dia, tentunya Persib juga tetap akan bermain sebagaimana diharapkan para pencinta "Maung Bandung" lainnya.
"Di kompetisi manapun, tidak masalah. Karena sebenarnya secara keuangan Persib tidak ada masalah dan siap bermain. Dan yang pasti, Persib tetap harus main, karena tujuannya untuk menghibur masyarakat," ucapnya.
Kepastian mengenai peserta kompetisi hingga saat ini masih belum menemui titik temu. Meskipun dipastikan kompetisi LPI akan terus bergulir mulai akhir November nanti, namun kemungkinan akan juga digulirkan LSI pada awal Desember.
Sebelumnya, Komisaris Utama PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) Kuswara S. Taryono mengatakan Persib akan bersikap netral. Selain itu, menurut dia, Persib juga akan berusaha mendorong PSSI untuk bisa segera menyelesaikan kemelut yang terjadi diantara para peserta kompetisi.
Menurut dia, Persib juga berharap PSSI tetap bisa mengakomodasi aspirasi dari kedua kubu sehingga tidak ada klub yang merasa dipinggirkan. Persib akan melayangkan surat mengenai hal tersebut kepada PSSI, yang rencananya akan dilakukan pada pekan depan.Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment