Direktur kompetisi AFC Suzuki Tokuoki setelah menggelar pertemuan dengan manajemen persib di kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) langsung meninjau Stadion sekitar pukul 16.00 wib.
“Saya mengharapkan stadion ini sangat baik untuk berlaga. Jadi kita cek sangat detil satu persatu ditanyakan, sesuai standar kriteria kita.Terus terang, fasilitas dan infrastruktur stadion sangta baik,” tutur Suzuki kepada wartawan, Rabu (12/10).
Tapi menurutnya, masih ada masalah soal jalur untuk menempuh stadion. “Masih perlu diperbaiki lagi untuk akses jalan. Selain itu, perlu dibuat jalur khusus untuk wartawan agar ga ketemu pelatih dan pemain. Stadion ini sudah memenuhi standar stadion kelas A versi AFC,“ sambungnya.
Selain Suzuki, yang hadir dalam peninjauan tersebut di antaranya Alisher Nikimbaeu (APFP, marketing), Mahajan Vasudevan (legal manajer), Benjamin Tan (kompetisi atau manajer kompetisi) Avin Tee (keuangan), Shahin Rahmani (media dan komunikasi), Farid mubarak (PSSI) dan Handoyo Subosito (tim asistensi PSSI).
Dalam standar yang dipakai AFC, semua penonton harus dapat kursi dan nomor, lampu dengan 1200 lux, dan scoring board elektrik. “Itu standar minimum. Untuk itu, AFC mengharapkan agar selruuh klub di Indonesia untuk semua punya tempat duduk,” terangnya.
Suzuki menyimpulkan, Si Jalak berpotensi sangat baik. Si Jalak dianggap layak untuk digunakan pada kompetrisi IPL. “Tapi saat ini kami katakan, mohon maaf belum bisa dikatakan kelas A karena masih ada trribun yang tidak ada kubahnya, kursi juga belum masing-masing dan tidak pakai nomor. Disarankan kedepannya, harus di upgrade kapasitas standar yang tadi saya sebutkan,” sarannya.
Dalam kesempatan itu, perwakilan AFC lainnya didampingi media oficer Irfan Suryadiredja. “Yang disarankan nanti pertandingan adalah pemanfaatan fungsi-fungsi jalur untuk pers. Para wartawan tidak boleh wawancara langsung pasca pertandingan kepada pemain. Jadi, nanti wartawan tulis masuk lewat Vip utama, bukan Vvip seperti biasanya,” katanya.
Rombongan AFC juga akan memantau pertandingan perdana Persib menghadapi Semen Padang pada 15 Oktober 2011. “Mereka sambil memantau yang perlu di cek yaoitu ruang ganti pemain, ruang wartawan, konferensi pers, doping control, ruang wasit, ruang vvip. Kami juga akan memperketat keamanan,“.
Sumber: OkeZone
By: BP

0 comments:
Post a Comment