Namun manajemen Persib di bawah komando H. Umuh Muhtar langsung bergerak cepat. Untuk menambah daya gedor di lini depan, Persib akhirnya mendatangkan Zdravko Dragicevic dan mantan striker Persija Jakarta, Aliyudin ke Bandung.
Nama Aliyudin tentunya sudah tidak asing lagi di telinga publik sepak bola Indonesia. Nama striker mungil kelahiran Bogor, 7 Mei 1980 ini sempat menghiasai skuad timnas Indonesia. Meski mungil, namun naluri gol Aliyudin tidak diragukan lagi.
Kehadiran striker yang memiliki tinggi 167 cm ini, kembali menumbuhkan kepercayaan para bobotoh terhadap lini depan tim yang kini dibesut pelatih asal Kroasia, Drago Mamic ini. Aliyudin diharapkan mampu menggantikan posisi, baik yang ditinggalkan Cristian Gonzales maupun Hilton Moreira.
Resmi berkostum Persib pada musim ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi Aliyudin. Karena Aliyudin merupakan orang Sunda yang lahir di Kota Hujan, Bogor.
"Ini mimpi yang tertunda karena saya orang Sunda, lahir di Bogor," kata Aliyudin dalam akun Facebooknya tanggal 14 September pukul 19.26 WIB.
Sebagai pesepak bola, ia sangat mengidolakan dua legenda hidup Persib, yakni Robby Darwis yang kini menjadi asisten pelatih Persib dan Ajat Sudrajat.
"Robby Darwis dan Ajat Sudrajat adalah pemain favorit saya. Saya mau foto bareng mereka," lanjutnya.
Meski baru berkostum Persib musim ini, Aliyudin tidak merasa sendirian. Di Persib terdapat rekan-rekannya saat membela Persija dan timnas Indonesia.
"Saya hanya butuh sedikit adaptasi karena pernah main bersama Atep, Abanda, dan pemain-pemain timnas," tegasnya. Wilujeng Sumping, Ali. Diantos gol-golna!
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment