Umuh: Harusnya Ada Komunikasi

20 September 2011

BANDUNG, TRIBUN - Manajer Persib Bandung H Umuh Muhtar menyesalkan mengapa Eka Ramdani tak pamit kepada manajemen saat memutuskan pindah ke Persisam Putra Samarinda.

"Harusnya ada komunikasi. Kecuali memang benci sama saya," katanya. Pemain-pemain lain yang pindah seperti Nova Arianto, Dias Angga Putra dan Siswanto bicara kepadanya sebelum memutuskan pindah ke klub lain.

Perginya Eka tak akan membuat Umuh merayu pemain tersebut untuk kembali lagi. "Apa harus dipaksakan? Kalau sudah tidak punya hati buat Persib buat apa," katanya.

Bagaimana jika Eka kembali bergabung musim depan? Sambil tersenyum Umuh menuturkan dirinya akan istikharah dulu untuk memutuskannya.

Setelah tahu Eka Ramdani ingin pindah Manajer Persib H Umuh Muchtar terus meminta Eka untuk bertahan. Hingga perkenalan pemain dilakukan dan besoknya latihan perdana, Umuh meminta agar pemain asal Purwakarta ini tak pindah.

"Sampai terakhir komunikasi, saya bilang tolong dipikir dulu. Tapi dia bilang ini hasil (salat) istikharah. Dan dia juga sempat bilang harus keluar dulu dari Persib," ujanya.

Ia menambahkan, dirinya sudah berusaha maksimal agar Eka tetap di Bandung. Apalagi ia menganggap Eka sebagai anak. Kini Eka pun menurutnya tak bisa dihubungi. Nomor telepon Eka, kata Umuh tak aktif.

Namun Umuh mengakui jika Eka sudah ingin pindah. Beberapa waktu lalu Eka pernah mengatakan akan pindah ke Pelita Jaya Karawang. "Katanya Pelita meminta dia untuk gabung. Saya juga bilang, janganlah," ucapnya kepada wartawan di sebuah rumah makan di Jalan LLRE Martadinata, Selasa (20/9). Hal itu menurut Umuh dikatakan Eka beberapa kali. Karenanya, ia pun kemudian mengonfirmasi soal itu ke Pelita. Hal berbeda didapat Umuh dari Pelita. "Saya telepon ke Pelita, ternyata bukan Pelita yang minta, tapi Eka yang melamar," tuturnya.

Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger