17 September 2011
BANDUNG – Pulang kembali ke Kota Kembang membuat penyerang belia Persib Bandung Sigit Hermawan terharu. Semusim dia menimba pengalaman bersama Persija Jakarta musim lalu. Kini, setelah kembali mengenakan kostum Persib, hati Sigit pun menjadi lebih tenang.
Pemain kelahiran 25 Oktober 1990 merupakan pemain yang pernah memperkuat Persib U-21 pada musim 2009/2010. Di tahun pertamanya lepas dari Maung Ngora – julukan Persib U-21 – Sigit tidak mendapat tempat di tim senior. Tapi, Rahmad Darmawan yang menangani Persija dengan jeli menampungnya. Di bawah pelatih kelahiran Lampung itu pula Sigit dipoles.
“Setelah sekian lama menunggu sekarang menjadi kenyataan. Ada perbedaan saat bermain di Bandung karena antusiasme bobotoh sangat tinggi,” terang pemain yang ikut seleksi timnas SEA Games awal Januari lalu.
Sigit diharapkan dapat bersaing untuk mendapatkan tempat utama di era kepemimpinan arsitek anyar Drago Mamic. Sebagai pemain muda modal yang dimilikinya yakni semangat juang. Keistimewaann lainnya, dia membawa Persib U-21 menggenggam trofi Liga Super Indonesia (LSI) U-21.
Mengakhiri pengembaraannya, Sigit mengaku masih memerlukan adaptasi. Di lini depan Persib saat ini tidak ada lagi nama bomber Cristian Gonzales. El Loco – julukan Gonzales – memilih hengkang ke klub lain. Sigit pun memberikan respon atas kepergian pemain naturalisasi tersebut.
“Memang, belum terpikir untuk menyamai Gonzales. Keinginan saya hanya diberikan kesempatan agar saya bisa membuktikan. Itu bisa jadi motivasi buat saya. Kalau dikatakan menggantikan Gonzales, itu masih jauh. Tapi Insya Allah, saya akan memberikan yang terbaik kalau diberi kesempatan” paparnya .
Dia pun menegaskan, sebagai pemain baru dia merasa ada tekanan untuk memberikan yang terbaik saat latihan.“Segala tekanan pasti ada. Karena itu sudah menjadi resiko jika masuk ke Persib,” tuntasnya.
Sumber: OkeZone
By: BP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment