Persib Masih Diterpa Faktor Non Teknis

6 March 2011
BANDUNG - Hasil imbang di Padang akhir pekan kemarin tetap dievaluai tim pelatih Persib Bandung. Strategi menghadapi tuan rumah Semen Padang yang bermain cukup baik membuat tim pelatih Persib tidak mau terlena atas satu poin yang diraih Eka Ramdani dan kawan-kawan.

Kehadiran tiga pemain anyar yakni Abanda Herman, Matsunaga Shohei dan Miljan Radovic sudah memberikan warna permainan yang lebih menyerang. Buktinya dua menit setelah unggul, gelandang serang asal Montenegro Radoivc digantikan bomber Hilton Moreira. Pelatih Daniel Roekito yang sebelum pertandingan memang menginginkan permainan menyerang.

Asisten pelatih Persib Robby Darwis mengatakan, masuknya Hilton merupakan strategi yang sudah dipersiapkan untuk menekan lawan. "Dia (Hilton, red) dimainkan agar memperkuat serangan di sektor tengah. Tapi tidak ada yang menyangka bila perpanjangan waktu begitu lama," ujar Robby setibanya di mes Persib, Minggu (6/3).

Lebih lanjut Robi mengatakan, kehadiran tiga pemain anyar sebenarnya sudah membuat tim lebih percaya menghadapi laga tandang. Namun, keputusan wasit yang memberikan waktu perpanjangan sangat tidak ideal.

"Itu memang sudah hak wasit. Tapi, kalau dihitung dari waktu yang terhenti dalam sebuah pertandingan itu kelamaan. Maksimal lima menit saja," aku pelatih yang juga mantan pemain Maung Bandung.

Seperti diketahui, gol balasan Semen Padang tercipta hanya satu menit menjelang bubaran. Terjadinya gol yang dilesakan Vendry Mofu terjadi pada lima menit perpanjangan waktu babak kedua. Sebelumnya, di menit 87 Hilton Moreira dikeluarkan wasit Armando Pribadi karena dianggap protes berlebihan. Keluarnya Hilton membuat konsentrasi rekan-rekannya menurun sehingga Persib harus puas memetik satu angka.

Di sisi lain, Shohei yang bermain gemilang pada pertandingan tersebut diakui Robby telat panas. “10 sampai 15 menit pertama posisi Shohei tidak pada posisinya. Dia teralalu berada di depan yang seharusnya diisi Gonzales. Tapi, setelah itu Shohei sudah bisa menjalankan tugasnya,” beber Robby.

Selain Shohei, Abanda Herman berperan dalam mengamankan lini pertahanan. Pada putaran pertama lini pertahanan Maung Bandung disorot karena kurang berkoordinasi dengan baik. Komunikasi dengan Maman Abdurahman dan Wildansyah sudah terlihat lebih kompak.

“Pemain belakang sudah lebih baik mewaspadai bola silang. Antisipasi bola-bola atas yang menjadi kelemahan sudah bisa diatasi,” jelasnya.

Sedangkan Radovic, diakui pemain asal Montenegro ini, dirinya perlu adaptasi lagi di Persib. Soalnya, pola sepak bola di Indonesia berbeda dengan negara asalnya.

Dalam pertandingan tersebut Miljan sering terlihat protes terhadap wasit karena yang seharusnya sang hakim di lapangan menunjuk pelanggaran, ini ternyata tidak. “Saya jadi tahu kinerja wasit seperti ini. Untuk pertandingan selanjutnya, saya akan menjadi lebih baik lagi,” ucap Radovic.

Kondisi lapangan juga dikeluhkan pemain yang sebelumnya membela klub OFK Petrovac ini. Lagi-lagi pemain asing yang baru merumput di Liga Indonesia harus merasakan rumput lapangan yang berbeda dari tempat asalnya. Apalagi mantan kapten tim OFK Petrovac ini berasal dari Eropa Timur yang sangat dipengaruhi kualitas lapangan.

Dengan hasil imbang, maka Persib mengoleksi 16 poin dari 15 laga yang sudah dijalani. Persib tetap tertahan di urutan 11. Akan tetapi Persib perlahan mampu memperbaiki rekor tandang mereka selama LSI 2010/2011. Dari 11 laga away dua diantaranya berakhir dengan hasil seri dan satu kemenangan.

Persib berhasil menahan imbang Persela Lamongan dan Semen Padang. Sedangkan kemenagan tandang Eka Ramdani cs berhasil diraih saat menjamu Bontang FC pertengahan Januari lalu.

Robby menambahkan, hasil di Padang sudah menjadi target Persib saat ini. Meski demikian, bukan berati tim akan berleha-leha dalam pertarungan selanjutnya yang lebih berat baik di kandang. “Pada pertandingan tandang tidak kehilangan poin itu jadi target kita,” pungkasnya. (acf)
Sumber: OkeZone
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger