CEDERA JEJEN BERANGSUR PULIH
BANDUNG, (PR).-
Pemain sayap kiri Persib, Shahril Ishak dituntut untuk bisa langsung beradaptasi dengan kondisi tim pada pemusatan latihan atau training center (TC) Persib di Indramayu mulai, Selasa (14/12) ini.
Shahril yang baru tiba di Indramayu, Senin (13/12) malam, dipastikan bergabung kembali bersama pasukan "Pangeran Biru" pada latihan Selasa pagi ini. Shahril kembali ke Persib setelah satu bulan lamanya menjalani persiapan dan berlaga pada Piala AFF Suzuki 2010 membela timnas Singapura.
Demikian diungkapkan Pelatih Persib Daniel Roekito yang dihubungi "PR", Senin (13/12). Menurut dia, bagaimanapun kondisi Shahril sepulangnya dari Singapura, pemain 26 tahun itu harus bisa menyesuaikan diri dengan tim. Saat ini, tim sudah mulai menemukan kekompakan pada saat enam pemain Persib memperkuat timnas Indonesia dan Singapura.
"Saya percaya, Shahril bisa langsung beradaptasi dengan pemain lain. Tim ini sudah terbentuk, kita tidak mau ada pemain yang tidak kompak," katanya.
Mengenai kondisi Shahril, Daniel percaya dengan kapten timnas Singapura tersebut. Pasalnya selama satu bulan lebih, Shahril berlatih fisik di Singapura. Bagi Daniel, hal itu cukup untuk menjaga stabilitas kondisi fisik Shahril.
Daniel menambahkan, memasuki hari kelima TC, dirinya meningkatkan intensitas latihan. Hal itu terutama pada taktik tim. Menurut dia, pekan ini merupakan minggu terberat bagi Persib. Pasalnya, kondisi latihan akan mengalami penambahan porsi. Sebelumnya, Daniel memuji mengenai kerja sama yang sudah terlihat mulai padu.
Ia mengatakan, sebagai rangkaian penutup TC di Indramayu pada Rabu (15/12) sore, Persib akan menjajal kekuatan Persindra Indramayu. Keesokan harinya, Persib bertolak ke Bandung seusai menggelar latihan pagi, Kamis (16/12).
"Rencananya kami akan melakukan uji coba di Bandung, Sabtu (18/12) melawan Persema. Saya akui kondisi pemain sedang turun, tetapi bagaimanapun kami harus siap menghadapi Persema," ucapnya.
Sementara itu, kehadiran Shahril di Indramayu tidak bersama Baihakki Khaizan, pemain Persib yang sama-sama memperkuat timnas Singapura. Ia dijemput oleh ofisial tim, Pipin Kusmantara di Stasiun Cirebon pada pukul 21.00 WIB dan setelah itu ia melanjutkan perjalannya menuju Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu.
Manajer Persib Umuh Muchtar yang dihubungi terpisah mengatakan, kedua pemain Asia itu memang tidak hadir di Indramayu sesuai dengan agenda. Kedua pemain tersebut semula diultimatum harus mulai bergabung mulai Minggu (12/12) lalu. Namun, mereka berdua tidak menepati waktu karena masing-masing memiliki kendala tersendiri.
"Shahril baru dapat tiket penerbangan ke Indonesia Senin (13/12). Saat itu, Shahril kesulitan mendapatkan tiket supaya bisa bergabung pada Minggu (12/12). Saya maklumi itu dan kini ia sudah sampai di Indramayu, tidak ada masalah," tutur Umuh.
Mengenai Baihakki Umuh memberikan toleransi. Menurut dia, Baihakki sedang dirundung permasalahan keluarga. Namun, ia enggan menyebutkan masalah detail yang menimpa pemain yang memiliki postur 190 cm itu. "Dia sudah menjelaskan apa masalahnya. Saya mengerti dan memberikan kesempatan untuk menyelesaikan masalahnya dulu." katanya.
Umuh tidak bisa memastikan kapan Baihakki merapat ke Persib kembali. Saat itu, Umuh mengakui telah menghubungi agen Baihakki mengenai kepulangan Baihakki ke Indonesia sebelum kompetisi dimulai. Meski demikian, Umuh tidak memberikan sanksi apa pun karena alasan keterlambat mereka bisa dimaklumi.
Sementara itu, kondisi gelandang Jejen Zaenal Abidin mulai membaik. Meski tidak berlatih seperti pemain lainya, Jejen mulai berlari dan berjalan dengan menggiring bola. Jejen memperlihatkan perkembangan seusai cedera yang menimpa lutut kanannya pada latihan perdana, Kamis (9/12). (A-183) ***
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment