DAYA TAHAN PEMAIN PERLU DITINGKATKAN

9 December 2010

BANDUNG, (PR).-
Daya tahan pemain Persib dinilai masih lemah dan perlu ditingkatkan lagi. Hal itu terlihat pada hasil tes fisik yang dijalani Atep dkk. di Lintasan Atletik Pajajaran, Rabu (8/12) pagi. Tes fisik tersebut merupakan tahap keempat pada program latihan yang dilakukan Persib selama satu bulan terakhir ini.

Pelatih Persib Daniel Roekito mengatakan, pada dasarnya pemain memiliki kecepatan memadai. Sayangnya, bekal itu tidak dibarengi kemauan yang tinggi untuk mengembangkan kemampuan. Pemain hanya mampu mencapai kecepatan di bawah kemampuannya.

"Kemampuan daya tahan mereka saat ini berada pada 70 hingga 80 persen. Seharusnya mereka bisa melampaui angka tersebut, tetapi hasilnya malah di bawah kemampuan mereka," katanya.

Menurut dia, kelemahan pemain tersebut berada pada otot, anaerob endurance (ketahanan pernapasan), speed endurance (ketahanan kecepatan), dan strenght endurance (ketahanan kekuatan). Melihat kondisi pemain yang masih tidak sesuai dengan target, Daniel mengulangi tes yang telah dilakukan. Saat itu pemain menjalani tes fisik dengan lari mengitari lintasan 1 kali putaran (400 meter) dan 3 kali lari jarak 20 meter.

"Sebenarnya tes yang kedua tidak perlu dilakukan. Namun, saya ingin melihat perkembangan mereka bagaimana kalau tes tersebut diulangi. Hasilnya, mereka mulai menunjukkan kemauan. Will-nya sudah ada," ucapnya.

Menurut Daniel, pemain harus dipaksa terlebih dahulu untuk memunculkan kemauan mereka. Pada tes pertama terlihat malas atau merasa sakit, tetapi ketika tes kedua diinstruksikan, mereka mulai menunjukkan kemauan. "Padahal, hal ini merupakan kebutuhan pemain juga," ucapnya.

Pada latihan perdananya, Daniel mengaku tidak ada hal yang istimewa karena menjadi pelatih merupakan profesinya. Pemain menyambut baik kehadiran Daniel. "Di lapangan tidak ada kompromi. Di dalam maupun luar lapangan juga masih tanggung jawab saya. Tugas saya ini berat, saya harus mengembalikan kondisi tim dan membuat pemain mempunyai kemauan," katanya.

Setelah menjalani tes fisik selama satu jam, pemain dipersilakan pulang untuk persiapan training center (TC) ke Indramayu. Tepat pada pukul 13.00 WIB, rombongan pemain dan jajaran pelatih bertolak menuju Indramayu dari Mes Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, dengan menggunakan bus Persib.

Absen

Sementara itu, Gilang Angga Kusuma yang cedera sejak sepekan yang lalu dipastikan tidak ikut serta pada TC di Indramayu. Gilang masih dalam masa pemulihan. Dia pun sudah beberapa hari tidak menampakkan diri di lapangan.

"Kalau Gilang dipaksakan ikut ke Indramayu, hal itu bisa berpengaruh pada mentalnya juga. Di sana kemungkinan tidak bisa berlatih bersama tim. Kondisi tersebut telah saya konsultasikan dengan manajemen dan pelatih," kata dokter tim, dr. Rafi Ghani.

Menurut dia, Gilang mengalami cedera berulang. Rafi pun tidak bisa memprediksikan kesembuhan Gilang. "Saya melihat kesembuhan Gilang itu bersifat subjektif atau bergantung kepada yang bersangkutan," katanya. Rafi menambahkan, Gilang bisa langsung menyusul ke Indramayu dan bergabung bersama tim bila sudah pulih sepenuhnya.

Selain Gilang, Hilton Moreira tidak ikut bergabung dengan tim. Hilton pulang kampung ke Brasil hingga 17 Desember nanti.

Daniel mengatakan, dengan absennya kedua pemainnya, akan berpengaruh pada taktik permainan. Meski demikian, Daniel percaya kedua pemain yang berpengalaman tersebut mampu beradaptasi dengan cepat bila kembali bergabung.

"Yang penting mereka bisa jaga kondisi. Saya percaya mereka bisa cepat beradaptasi, tinggal menyesuaikan dengan taktik. Kan nanti kita pun akan mengadakan meeting dengan pemain," tutur Daniel.

Mengenai Gilang, lanjut dia, pemain tersebut tidak akan dipaksakan untuk ikut ke Indramayu. Ia khawatir akan muncul kecemburuan di antara pemain ketika Gilang tidak berlatih, tetapi muncul di Indramayu. Gilang pun akan merasa tidak kerasan dengan kondisi tersebut. (A-183)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger