PERSIB TERBAIK ASPEK KOMERSIAL

16 November 2010

PARA PEMAIN MENJALANI TES FISIK DI STADION PERSIB

PEMAIN depan Persib, Hilton Moreira, berlari cepat melewati pagar disaksikan dua rekannya, Atep dan Siswanto, di Stadion Persib Jln. A Yani Bandung, Senin (15/11). Pemain Persib menjalani tes fisik untuk mengukur tingkat fleksibilitas, kelenturan, kelincahan, kekuatan otot tungkai, daya tahan otot perut, kecepatan, dan kemampuan aerobik.* ANDRI GURNITA/"PR"

JAKARTA, (PR).-
Setelah Kompetisi Liga Super Indonesia 2010-2011, PT Liga Indonesia (Liga) menemukan pendapatan tim-tim Liga Super dari aspek komersial mengalami penurunan. Dari 18 peserta, tercatat tiga klub yang memiliki nilai komersial stabil. Mereka adalah Persib, Arema, dan Persipura Jayapura. "Namun, Persib yang memiliki pengelolaan aspek komersial paling bagus," ujar CEO Liga, Joko Driyono di Jakarta, Senin (15/11).

Dalam perhitungan Liga, Persib sudah bisa menutupi setidaknya 50 persen kebutuhan dana mengikuti kompetisi. Hal itu tidak dialami klub-klub lain. Penerimaan Persib dari kontrak eksklusif sponsor utama Honda selama tiga tahun, bisa jadi yang tertinggi di Liga Super. Nilai kontrak per tahun berkisar Rp 8 sampai Rp 9 miliar.

Lalu, Persib memiliki sponsor tambahan dari merek oli Evalube, perusahaan ritel Yomart, apparel Joma. Kemudian, inovasi bisnis ritel yang tengah berjalan adalah adanya produk Persib Phone SkyBee dan Persib-XL. Belum lagi dari penjualan A-board di lapangan yang bisa mencapai Rp 100 juta per pertandingan. Namun, pendapatan dari tiket, Persib masih tergolong rendah karena soal kapasitas stadion. Dari tiket ini, Arema paling tinggi. Mereka bisa memperoleh pendapatan bersih antara Rp 600 juta hingga Rp 800 juta.

"Konsistensi saat ini menjadi milik ketiga klub tersebut. Klub lainnya seperti diam di tempat, stagnan, karena dihadapkan oleh banyak pilihan. Kebanyakan klub tidak bisa menghindari distorsi yang datang dari pihak lain," ujar Joko.

Menurut Joko, khusus Persib masih ada potensi komersialisasi yang bisa berkurang jika Persib tidak bisa mempertahankan prestasinya, serta masalah belum adanya jaminan home ground. "Kepastian home ground ini akan memengaruhi pendapatan dari tiket tentunya. Persib saat ini terancam menggunakan stadion penyangga karena belum ada kepastian Stadion Jalak Harupat yang sedang direnovasi," tuturnya.

Tes fisik

Para pemain Persib, termasuk Hilton Moreira menjalani serangkaian tes fisik pada latihan pertama mereka pascalibur, di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Senin (15/11). Mereka melakukan tes seperti sit-up, sprint 20 meter, loncat menggunakan satu kaki dalam rentang jarak tertentu, hingga tes VO2 max lari keliling lapangan selama 15 menit.

Pelatih Fisik Persib, Entang Hermanu mengatakan bahwa tes tersebut dilakukan untuk mengukur tingkat fleksibilitas, kelenturan, kelincahan, kekuatan otot tungkai, daya tahan otot perut, kecepatan, dan kemampuan aerobik. Sebelumnya, para pemain juga sudah pernah melakukan tes serupa pada awal persiapan menghadapi musim kompetisi 2010-2011 ini.

"Saya anggap yang sebelumnya (tes fisik) tidak tahu. Karena kan saya juga baru mulai hari ini. Jadi ini kita lakukan tes ulang lagi dari awal," katanya. Ketika ditanya mengenai hasil tes tersebut, dia mengatakan bahwa dirinya belum bisa menyimpulkannya. Menurut dia, hasil tes fisik akan diolah terlebih dahulu. Dia juga mengatakan bahwa hasil yang didapat akan menjadi acuan program latihan ke depan.

"Akan tetapi, kalau dilihat secara umum fisik para pemain hari ini memang agak kurang. Ini hal yang wajar karena mereka baru selesai libur latihan. Jadi meskipun ada penurunan, hanya sedikit dan juga tidak sampai anjlok," ujarnya.

Entang mengatakan bahwa dirinya sudah memiliki target pencapaian fisik pemain. Dia berharap progres menuju pencapaian tersebut bisa terpenuhi dengan jeda waktu yang dimiliki Persib sebelum menghadapi kompetisi pada awal tahun 2011 nanti.

Dia menuturkan bahwa program fitness juga akan mulai diterapkan kepada pemain. "Fitness dilakukan untuk meningkatkan kekuatan tungkai para pemain," katanya. Menurut dia, latihan fitness akan dilakukan setiap dua minggu sekali pada Selasa dan Kamis mulai Selasa (16/11). Tes fisik ini dibantu oleh pelatih Jovo Cuckovic, asisten pelatih Robby Darwis, pelatih kiper Anwar Sanusi, dan dokter tim dr. Rafi Ghani.

Tes fisik pagi itu diikuti oleh enam belas pemain Persib. Mereka adalah Cecep Supriyatna, Dadang Sudrajat, Yudi Khoerudin, Wildansyah, Isnan Ali, Gilang Angga Kusuma, Munadi, Atep, Siswanto, Dias Angga, Rendi Saputra, M. Agung Pribadi, Jejen Zaenal Abidin, Airlangga, Rachmat Afandi dan Hilton Moureira. Sementara Pablo Frances absen.

Menurut Manajer Persib Umuh Muchtar Pablo meminta izin pulang ke Argentina untuk memboyong orang tuanya ke Indonesia. Pablo akan kembali bergabung dengan tim dalam dua hari ke depan. "Alasan dia jelas dan sudah seizin saya," katanya. (A-197/A-161)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger