UMUH, "MASALAH PELATIH AKAN DIBAWA KE PEMEGANG SAHAM"

PELATIH Persib Bandung Jovo Cuckovic (tengah) mengamati pergerakan para pemainnya saat menghadapi PSPS pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Selasa (2/11). Jovo bersikap pasrah terhadap masa depannya bersama Persib Bandung setelah "Maung Bandung" kalah 0-1 dari PSPS.* ANDRI GURNITA/"PR"
PEKANBARU, (PR).-
Pelatih Jovo Cuckovic bersikap pasrah terhadap masa depannya bersama Persib Bandung setelah "Maung Bandung" kalah 0-1 dari PSPS, di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Selasa (2/11). Jovo menyadari saat ini tidak bisa mengangkat prestasi tim sehingga Persib menelan tiga kali kalah beruntun.
Enam pertandingan yang sudah dilakoni Persib, tercatat mengalami empat kali kekalahan, sekali menang dan seri. Kini Persib menempati peringkat ke-14 dengan nilai empat. "Setelah kekalahan ini, apabila saya harus pergi, ya saya akan pergi. Hal itu tergantung dengan klub saja," ucap Jovo.
Manajer Persib Umuh Muchtar mengisyarakatkan, eksistensi Jovo sebagai pelatih kepala tidak akan dipertahankan, apalagi melihat hasil yang dialami Persib akhir-akhir ini. "Dia (Jovo-red.) terkendala dengan masalah bahasa. Dia memang bisa bahasa Inggris, tetapi bahasanya hanya dimengerti sendiri oleh dia saja," kata Umuh yang ditemui seusai pertandingan.
Menurut dia, kendala bahasa tersebut bukan hanya penilaian Umuh. Secara umum, orang-orang Persib yang berada di sekitar dia mengakui hal yang sama. Meski komunikasi telah diarahkan sedemikian rupa, tetapi tetap saja sulit dipahami.
Umuh mengatakan akan membawa mengenai nasib Jovo ini kepada jajaran pemegang saham. "Mudah-mudahan mereka (pemegang saham) mengerti dengan kondisi Persib saat ini. Semoga tidak ada intervensi lagi mengenai pelatih ini," kata Umuh.
Umuh menuturkan, diberhentikannya Jovo belum menjadi keputusan mutlak. Ia akan duduk bersama dengan pemegang saham. Paling penting bagi Umuh, setelah evaluasi pelatih, pemegang saham dapat mengambil langkah cepat. "Pokoknya jangan sampai Persib harus terdegradasi. Ini merupakan tanggung jawab saya juga sebagai pemegang saham," ucapnya.
Sementara itu, Jovo yang ditemui terpisah tetap pada pendiriannya. Ia akan menerima keputusan klub bagaimanapun hasilnya. Jovo merupakan pelatih yang ditunjuk manajemen serta pemain pascahengkangnya Daniel Darko Cuckovic akhir Agustus lalu. Pemain sepakat menunjuk Jovo dengan alasan Jovo tidak sekeras Daniel dan dapat diajak berkompromi. Pemain akan menerima risiko apapun dengan dipilihnya Jovo. (A-183) ***
Sumber: PR
By: BP

1 comments:
cari pelatih yang lembek lembek aja atuh....
Post a Comment