FISIK PEMAIN TIDAK STABIL

8 November 2010

PROGRAM FIFA FOOTBALL NUTRITION AKAN DITERAPKAN DI PERSIB

PELATIH Persib Jovo Cuckovic memberikan instruksi kepada pemain depan Rahmat Afandi saat uji coba lapangan di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Senin (1/11). Banyaknya program yang belum terlaksana saat pembentukan tim membuat kondisi fisik para pemain tidak stabil.* ANDRI GURNITA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Tidak stabilnya kondisi fisik Hariono dkk. akibat dari banyak program yang belum terlaksana pada saat pembentukan tim. Saat itu, yang muncul masalah internal, sehingga cukup mengganggu persiapan Persib. "Fisik pemain memang menjadi evaluasi utama jajaran pelatih," ujar dokter ahli nutrisi Persib, dr. Phaidon L. Toruan, Minggu (7/11).

Dokter Fai, panggilan akrab Phaidon, mengatakan, sebagai dokter ahli nutrisi Persib, fisik pemain memang merupakan bagian dari tanggung jawab pekerjaannya selain masalah diet dan pola pikir pemain.

Pada masa persiapan, dr. Fai pernah mengutarakan bahwa selain menerapkan program diet, dia juga akan menerapkan program fitness. Namun, pada saat itu program fitness tidak bisa terlaksana.

Ia menjelaskan, setelah dirinya melakukan konsultasi dengan dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani, program fitness akhirnya baru bisa dilaksanakan pada masa libur kompetisi sekarang. "Secara lisan dan tulisan, saya sudah sampaikan program saya dua bulan ke depan secara garis besar kepada pihak manajemen," katanya.

Jika telah mendapatkan persetujuan manajemen, dr. Fai menjelaskan, program fitness akan dilakukan dua kali dalam seminggu. "Jadi dalam enam minggu sudah akan ada dua belas sesi latihan. Kalau diizinkan tiga (dalam seminggu) akan lebih baik lagi," ucap dr. Fai.

Mengenai jadwal pertandingan Persib yang sangat padat pada Januari 2011 nanti, dr. Fai berpendapat bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi logis. "Makanya kami akan membuat formulasi yang bukan `abal-abal`. Program sport nutrition yang kami buat ini berdasarkan buku FIFA Football Nutrition edisi 2010," katanya.

Bahkan, dia mengatakan bahwa dirinya sudah memiliki menu makanan yang dikonsumsi Timnas Uruguay saat datang ke Jakarta. Menu tersebut, dia menuturkan, akan diterapkan kepada para pemain "Maung Bandung". Ia mengatakan, dengan diterapkannya program tersebut, kekuatan, kecepatan, dan stamina akan bertambah. "Di sinilah pentingnya sport science. Bukan berdasarkan pengalaman atau perasaan. Akan tetapi semua harus mengikuti kaidah ilmiah. Inilah yang hendak diperbaiki manajemen, dan saya dukung keinginan untuk berubah tersebut sepenuh hati," ujarnya.

Lebih jauh, dia mengatakan bahwa dirinya bersedia dievaluasi tidak hanya oleh pihak manajemen, tetapi juga oleh warga Jawa Barat khususnya pencinta Persib mengenai program yang selama ini diterapkannya di "Maung Bandung".

"Silakan mereka mencoba sendiri program ini. Jadi apabila ada masukan, saya persilakan untuk memberi argumentasi, tetapi harus yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," ujar Direktur Sport and Science Badan Tim Nasional (BTN) PSSI ini.

Dihubungi terpisah, Entang Hermanu yang kembali direkrut Persib sebagai pelatih fisik mengakui dirinya belum membahas mengenai menu latihan fisik.

"Saya belum koordinasi dengan Pelatih Persib maupun manajemen. Saya tahu jadi pelatih fisik pun baru dari media," katanya. (A-197/A-183)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger