Kelompok suporter Persib Bandung, Viking Persib Club meminta PT Kereta Api (KA) dan kepolisian bersikap tegas terhadap para bobotoh yang menggunakan kereta api untuk menyaksikan laga Persib di Bandung. Termasuk melarang bobotoh tanpa tiket untuk naik kereta api.
"Kejadian tewasnya tiga bobotoh itu karena PT KA dan polisi tidak tegas. Mereka membiarkan bobotoh tanpa tiket tetap naik kereta. Demi keselamatan bobotoh, petugas tidak perlu ragu bertindak tegas. Kalau bisa dihalau, tentu kejadian itu tidak perlu terjadi," ujar Panglima Viking, Ayi Beutik ketika dihubungi "GM", Minggu (24/10).
Menurut Ayi, sebelum laga melawan PSM Makassar, pengurus Viking telah meminta kepada sejumlah distrik yang biasa menggunakan kereta api, untuk menggantinya dengan bus. Hal itu pun telah dilakukan oleh distrik seperti Cikampek, Karawang, Padalarang, dan Purwakarta. Namun harus diakui, tidak semua bisa terangkut bus.
Peringatan itu, lanjut Ayi, sudah dilakukan Viking setelah kasus jatuhnya seorang bobotoh di Stasiun Cikupateuh jelang laga melawan Persiba Balikpapan.
"Mereka yang naik kereta pun sebenarnya telah berada di dalam gerbong. Tapi saat di perjalanan, mereka tetap naik. Jika di dalam gerbong ditempatkan polisi dan Polsuska, hal itu tidak akan terjadi," katanya.
Seperti diketahui, tiga suporter Persib Bandung tewas dan tiga lainnya luka berat, saat terjatuh dari kereta rel diesel (KRD) di dua tempat berbeda, Sabtu (23/10) pukul 14.00 WIB.
Ketiga supoter yang tewas itu merupakan warga Bekasi, Purwakarta, dan Cikampek, yaitu Topan Sopyan Putra (22), warga Kp. Cijalu, RT 04/RW 11, Kec. Cikampek, Karawang dan Bayu (16), warga Bendul, Kec. Sukatani, Purwakarta. Keduanya tewas di lokasi kejadian, di jembatan kereta api Cilawawi, Kec. Sukatani, Purwakarta. Sedangkan korban tewas lainnya Irvan (15), warga Kp. Harapan Baru, Bekasi. Ia tewas di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
Ayi mengungkapkan, untuk menghindari hal serupa, Viking siap berkoordinasi dengan semua elemen. "Kita sudah mencoba meminimalisasi kecelakaan. Dan kita ingin dilakukan bersama-sama," tuturnya. (B.98)**
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment