TAK MAMPU JADI KAPTEN

12 October 2010

NOVA ARIANTO, "ALASAN BANYAK, TERMASUK KASUS DI CIREBON"

GELANDANG serang asal Mali, Dramane Coulibaly, mendengarkan instruksi dari dari Pelatih Persib Jovo Cuckovic saat mengikuti latihan di Stadion Siliwangi Bandung, Selasa (11/10). Mantan pemain depan Olympique de Marseille itu batal direkrut Persib, karena tidak sesuai dengan kebutuhan tim yang saat ini perlu mendatangkan pemain untuk lini pertahanan.* ANDRI GURNITA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Merasa tidak mampu mengemban tugas sebagai kapten tim, Nova Arianto mundur dari jabatannya setelah menyelesaikan dua pertandingan pada Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011. Ia tidak memungkiri, kisruh yang terjadi di Cirebon hingga lengsernya Daniel Darko Janackovic menjadi salah satu pemicu mundurnya dia dari kursi kapten tersebut.

"Setelah saya bicara dengan keluarga, dengan istri, saya putuskan untuk mundur sebagai kapten Persib. Alasannya banyak, termasuk faktor yang di Cirebon juga," kata Nova kepada wartawan seusai latihan sesi pagi bersama timnas di Hotel Savoy Homann, Senin (11/10).

Menurut dia, selama ini dia merasakan banyak permasalahan yang terjadi ketika dirinya mengenakan ban kapten tersebut. Ketika dirinya membaca respons mengenai dirinya di akun jejaring sosial miliknya, Nova kerap dianggap sebagai provokator.

Meski diakui hal itu tidak menjadi beban, dia merasa tidak mampu menanggung itu semua. Pemain berkepala plontos itu memilih teman-teman lain di Persib yang lebih siap mengenakan ban kapten. "Sosok yang pantas jadi kapten menurut saya adalah Eka. Dia asli Bandung dan lebih mengerti permasalahan di Persib. Dia bisa lebih baik untuk ke depannya," ujarnya.

Setelah mengambil keputusan tersebut, lelaki 31 tahun itu ingin lebih konsentrasi bermain. Ia mengakui dalam beberapa penampilan terakhirnya kurang memuaskan. Setelah melepaskan ban kapten tersebut ia ingin bermain lebih lepas. "Saya sudah sampaikan ke Kang Robby dan manajemen, tetapi katanya disuruh nunggu dulu. Mereka nyuruh saya untuk bersabar, tetapi ini sudah keputusan saya, mudah-mudahan bisa diterima," tuturnya.

Ditemui terpisah, Eka Ramdani siap mengenakan kembali ban kapten apabila, Jovo Cuckovic memilihnya sebagai pengganti Nova. Hal itu ia ungkapkan saat ditemui seusai peluncuran kerja sama kostum Persib di Kantor PT Persib Bandung Bermartabat, Jln. Sulanjana 17 Bandung.

Menurut dia, apabila hal itu terjadi, Eka tak dapat menolaknya. "Saya terserah pelatih, menunjuk siapa. Kalau sudah ditunjuk sama pelatih harus siap. Hal itu bisa kesepakatan dengan teman-teman juga, tetapi pelatih lebih mengetahui siapa yang lebih cocok," katanya.

Menurut Eka, selain dirinya, ban kapten bisa disandang juga kiper Markus Haris Maulana, pemain belakang Baihakki Khaizan atau kapten Timnas Singapura, Shahril Ishak.

Sementara itu, Manajer Persib, Umuh Muchtar menambahkan, untuk posisi kapten siapa pun pemain bisa menjabatnya. Namun hal itu harus berdasarkan kesepakatan semua pemain. "Kapten siapa pun boleh, enggak harus Nova. Saya sudah bilang ke Nova main bisa bagus dan enggak, tetapi keputusannya sudah seperti itu ya sudah, anak-anak bisa berdamai saling nunjuk. Siapa pun juga, bisa jadi kapten," katanya.

Pada musim lalu, ban kapten mengalami tiga kali pergantian. Semula Eka yang mengenakan ban kapten, setelah itu Maman Abdurahman, terakhir Nova. Sementara musim ini, pemimpin para pemain di lapangan belum ditentukan. Kemungkinan, sosok kapten tim yang baru akan dilihat publik pada laga kandang perdana Persib melawan Persiba Balikpapan, Sabtu (16/10) mendatang. (A-183/A-197)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger