Persib Kalah Memalukan

3 October 2010

SIDOARJO, (PR).-
Persib kalah memalukan saat berhadapan dengan Deltras Sidoarjo. Bermain tanpa pola yang jelas, "Pangeran Biru" ditekuk telak "The Lobster" 1-4 (0-0) pada Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010-2011, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (2/10).

Kekalahan ini cukup menyesakkan bobotoh yang menyaksikan di stadion ataupun di layar televisi antv. Sejak babak pertama, Persib lebih banyak tertekan, dan strategi Pelatih Jovo Cuckovic yang menginginkan Eka Ramdani dkk. bermain satu dua sentuhan tidak berjalan semestinya. Hal itu diperparah dengan mudah paniknya para pemain lini belakang ketika mendapat tekanan, yang berujung dengan mudahnya gol ke gawang Persib.

Pelatih Persib Jovo Cuckovic mengungkapkan, kekalahan ini terjadi karena terlalu banyak kesalahan dan hilangnya konsentrasi para pemain, terutama pada babak kedua. Padahal, saat babak pertama mereka bisa bermain cepat dan memainkan tempo.

"Taktik yang saya berikan tidak berjalan. Kesalahan banyak terjadi saat babak kedua, terutama saat gol kedua tercipta. Selain itu, komunikasi antarpemain juga masih belum berjalan," tutur Jovo kepada para wartawan termasuk wartawan Pikiran Rakyat Windy Eka Pramudya dan Andri Gurnita.

Terkait dengan kinerja wasit, Jovo tidak mau memberi komentar. Dia hanya berharap, Persib bisa lebih baik saat menghadapi laga-laga berikutnya.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, tuan rumah bermain lebih baik jika dibandingkan dengan Persib, karena dukungan suporter. Untuk itu, Umuh menegaskan anak-anak "Maung Bandung" harus menang saat nanti main di kandang. Umuh juga tidak ingin menyalahkan kinerja wasit atau performa Eka Ramdani dkk. "Evaluasi saya serahkan sepenuhnya kepada pelatih serta asistennya. Saya tidak ingin mengintervensi urusan teknis tim," kata Umuh.

Umuh mengaku menerima kekalahan ini, dan sudah memberi instruksi kepada pemain agar bisa tenang menghadapi kekalahan. "Kami menerima kekalahan ini," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Deltras Mustaqim mengatakan, timnya sangat bersyukur bisa mengalahkan tim sebesar Persib. Menurut dia, ada instruksi khusus yang diberikan kepada anak-anak "The Lobster" untuk menundukkan tim-tim besar, yaitu bermain menekan dengan kualitas yang bagus. Ia juga meminta para pemainnya lebih sabar pada babak kedua, karena sebetulnya mereka tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mencetak gol.

"Dengan bergabungnya Steven Hesketh di lini belakang, membuat pertahanan kami lebih baik. Kami bermain lebih menekan pada babak kedua, dan permainan Persib sama sekali tidak berkembang," ucapnya. Menurut Mustaqim, dua kemenangan pada dua laga awal DLSI 2010-2011 menjadi modal yang kuat untuk mengarungi kompetisi sampai selesai.

"Sebagai tim promosi, kami memiliki motivasi yang kuat untuk tampil maksimal dan all out. Namun, kami tidak boleh puas," ujar Mustaqim.

Gol pertama Deltras dicetak dari titik putih setelah wasit Johny Farera menilai kiper Markus Haris Maulana melakukan pelanggaran terhadap Marcio Souza dalam perebutan bola di kotak penalti. Sebelum terjadi pelanggaran, pemain belakang terlalu berani memainkan bola di lini pertahanan sehingga berujung kemelut di lini area kotak penalti. Striker Cristiano Lopez mengeksekusi penalti dengan baik pada menit ke-49 sehingga skor menjadi 1-0.

Pada menit ke-54, Deltras melakukan serangan. Pemain Deltras mengirim bola umpan lambung yang tidak begitu berbahaya ke kotak penalti. Nova Arianto bermaksud membuang bola, tetapi justu langsung mengarah ke Marcio Souza yang berada dekat dengannya. Tanpa keraguan, Souza langsung menendang keras bola, tanpa bisa ditepis Markus.

Gol ketiga tercipta melalui sundulan Cristiano Lopez pada menit ke-62. Kubu Persib sempat melakukan protes atas gol ketiga ini karena menilai Lopez sudah dalam posisi offside. Namun, wasit tetap pada keputusannya mengesahkan gol itu.

Gol keempat merupakan kecerdikan dari Danilo Fernando. Ia menguasai bola dari lini tengah dan langsung mengecoh Maman Abdurahman untuk berhadapan dengan Markus. Bola tendangan Danilo mengecoh Markus sehingga kedudukan menjadi 4-0.

Persib masih berusaha memperkecil ketinggalan. Lini belakang Deltras mulai berani memainkan bola di daerah pertahanan sendiri. Namun, hal itu berbuah blunder yang dilakukan kiper Yanuar pada menit ke-78. Yanuar bermaksud membuang bola, tetapi bisa direbut Frances. Pemain asal Argentina itu melambungkan bola mengecoh Yanuar dan skor berubah menjadi 1-4. (A-197) ***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger