Merasa menanggung beban berat, Nova Arianto memutuskan untuk menanggalkan ban kapten yang selama ini melingkar di lengan kirinya. Keputusan melepaskan ban kapten Persib tersebut diambil setelah Nova mendiskusikan dengan istri dan keluarganya.
"Setelah membicarakan dengan istri dan keluarga, saya memang memutuskan untuk mundur (sebagai kapten Persib, red). Alasannya, saya ingin lebih berkonsentrasi ke permainan, karena dalam dua pertandingan awal, penampilan saya kurang bagus. Dengan tidak menjadi kapten lagi, saya berharap bisa tampil lebih lepas," kata Nova kepada wartawan, usai mengikuti sesi latihan bersama tim nasional Indonesia di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (11/10) pagi.
Ketika ditanyakan soal kemungkinan motif lain di balik keputusan tersebut, center back yang sudah empat musim berkostum Persib ini tidak menyanggah adanya tekanan dari pihak lain. Putra pelatih Sartono Anwar ini mengatakan, banyaknya komunitas bobotoh yang menudingnya sebagai provokator di balik insiden percekcokan pemain dengan pelatih Darko-Daniel Janackovic di Cirebon, beberapa waktu lalu, turut menguatkan keputusannya untuk menanggalkan ban kapten.
"Kejadian di Cirebon, efeknya juga sangat luar biasa buat saya. Mungkin, waktu itu Persib memang sedang banyak masalah dan saya tak mampu menanggungnya. Saya juga membaca di Twitter, banyak yang menganggap saya sebagai provokator. Itu juga sedikit memengaruhi (keputusannya, red)," ujar Nova.
Nova mengaku sudah menyampaikan keputusannya tersebut kepada manajer dan tim pelatih Persib. Meski masih menunggu jawaban manajemen tim, Nova memastikan, keputusannya itu sudah final. "Saya berharap, mereka bisa menerima keputusan saya ini," kata pemain bernomor punggung 30 ini.
Tunjuk Eka?
Ketika ditanyakan siapa pemain Persib yang pantas menggantikan posisinya sebagai kapten, Nova menunjuk Eka Ramdani. "Sosok Eka lebih cocok menjadi kapten karena ia asli Bandung yang lebih tahu kondisi di sini," katanya.
Ditemui usai acara konferensi pers kerja sama Persib dan Joma di Kantor Klub Persib, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar membenarkan sudah mendapatkan "permohonan" dari Nova. Kepada Nova, Umuh meminta bersabar dan tidak terlalu menyalahkan dirinya sendiri atas hasil Persib dalam dua laga awal.
"Saya bisa mengerti, Nova memang kadang main bagus dan kadang tidak. Tapi itulah sepak bola. Soal permintaannya, saya kira tidak ada masalah. Kalau Nova merasa tidak sanggup, kita cari dan tunjuk pemain yang lain," katanya.
Di tempat yang sama, Eka terlihat cukup terkejut dengan kabar pengunduran diri Nova dari jabatannya sebagai kapten. Begitu juga ketika diinformasikan kalau Nova sudah merekomendasikannya kembali menjadi kapten tim. Karena itu, ketika ditanya wartawan mengenai kesiapannya kembali menjadi kapten, Eka terlihat sedikit mengelak dengan menyebut nama Markus Horison, Baihakki Bin Khaizan, dan Shahril Ishak bisa dijadikan kapten Persib.
Pada musim lalu, Eka juga pernah menanggalkan ban kapten. Ketika itu, Eka beralasan tidak memiliki kemampuan berkomunikasi, baik dengan rekan-rekannya, maupun wasit yang memimpin pertandingan. (B.82)**
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment