DUA PEMAIN ASING BERSAING

14 October 2010

PEMAIN asal Kamerun Etoga Romanic (kanan) dan pemain asal Iran Vali Khorsandi saat mengikuti latihan sore di Lapangan UPI Bandung, Rabu (13/10). Keduanya memperebutkan satu posisi sebagai pemain belakang Persib.* ANDRI GURNITA/"PR"

BANDUNG, (PR).-
Dua pemain asing memperebutkan satu posisi sebagai pemain belakang Persib. Mereka adalah Etoga Romaric asal Kamerun dan Vali Khorsandi dari Iran. Kedua pemain asing tersebut langsung ikut terlibat dalam sesi latihan sore di Lapangan Sepak Bola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Rabu (13/10).

Ditemui seusai latihan, Vali Khorsandi mengatakan, dia dihubungi Persib sejak tiga hari yang lalu. "Saya tidak tahu siapa, tetapi mereka menghubungi saya melalui agen saya, Alex Banmou," katanya.

Pria yang tidak begitu fasih berbahasa Inggris itu juga enggan berkomentar banyak mengenai latihan hari pertamanya bersama Persib. Ia mengaku belum pernah bermain di klub mana pun di Indonesia. Sebelumnya, Vali berasal dari klub Sepahan Iran dan Tractor Sazi FC.

Pada tahun 2009, Vali sempat mengikuti seleksi di Persebaya. Dia juga sempat mendapat kesempatan bermain dalam satu pertandingan Persebaya pada Liga Jatim VIII/2009. Namun, baru beberapa hari mengikuti seleksi, dia dipulangkan karena belum sesuai dengan yang diinginkan Danurwindo, Pelatih Persebaya saat itu. "Kemungkinan kepastian saya akan dikontrak oleh Persib atau tidak akan ditentukan besok atau lusa," ucap pria berusia 29 tahun itu.

Sementara Etoga yang ditemui terpisah mengakui, dia telah lima tahun berpengalaman dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Awal kedatangannya ke Indonesia, dia langsung memperkuat Persmin Minahasa pada tahun 2004. Selanjutnya, Etoga membela PKT Bontang (2005), Persmin Minahasa (2006-2007), Persisam Samarinda (2007), Persekapas Pasuruan (2008), dan terakhir dia bermain di PSBI Blitar (2009). "Saya pulang berlibur, kemudian agen saya, Onana, memberi tahu saya bahwa Persib sedang membutuhkan pemain belakang," kata pemain 31 tahun itu.

Setelah berlatih dengan Persib, Etoga mengakui, dia tidak menemukan kendala. Menurut dia, latihan berjalan lancar dan cuaca di Bandung cukup mendukung. Dia pun tidak merasa asing karena di Persib dia mengenal beberapa pemain, salah satunya Siswanto.

Asisten Pelatih Robby Darwis mengatakan, kedua pemain asing tersebut belum bisa diputuskan setelah satu kali berlatih. Jajaran pelatih masih akan menguji mereka berdua dalam sesi game internal, Kamis (14/10) nanti. "Setelah game tersebut, baru akan kami putuskan mengenai kedua pemain tersebut," tuturnya. Penutupan pendaftaran pemain, Jumat (15/10). (A-183/A-197)***

Persib Bandung Melirik Kerja Sama Ritel

BANDUNG, (PR).-

Setelah didukung sponsor resmi, PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) kini melirik kerja sama yang menghasilkan pendapatan rutin berkala bulanan. Kerja sama tersebut untuk menambah pendanaan Persib. Hal itu merupakan bentuk pergeseran kerja sama Persib yang selama ini bergantung pada major sponsorship.

Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Utama PT PBB Risha Adi Widjaya seusai acara peluncuran kerja sama dengan PT Skybee Tbk., produsen telefon seluler Persib di Kafe Persib, Jln. Sulanjana 17, Rabu (13/10). Menurut dia, dengan bentuk kerja sama tersebut, Persib akan mendapat dana tambahan untuk menghidupi tim selama musim kompetisi. Selama ini, kerja sama menerapkan dengan sistem sponsorship, sekali pembayaran. Sementara itu, kerja sama dengan perusahaan ritel, seperti PT Skybee, Persib akan mendapatkan royalti setiap bulannya sesuai dengan hasil penjualan HP tersebut.

"Jadi, Persib tidak bergatung pada dana abadi sponsor lagi. Tahun sebelumnya kita memang menerapkan sistem pendanaan melalui major sponsorship dan sekarang ini kami ingin bergeser melirik kerja sama dengan perusahaan yang mengeluarkan barang-barang ritel," katanya.

Menurut dia, selama bisnis kerja sama tersebut menjanjikan, Persib akan menjalin kerja sama dengan produk-produk lain yang saat ini sudah ada dalam daftar perusahaan. "Kita dinamis. Intinya untuk pendanaan jangka pendek secara periodik. Sekarang Skybee baru satu, selanjutnya ada juga produk lain yang akan menyusul," ujar Risha .

Risha mengatakan, PT PBB selalu ingin membangun fondasi untuk menghasilkan keuntungan bagi kedua belah pihak. Persib akan mendapat hasil reguler untuk kehidupan Persib akan datang, dan perusahaan pendukung tetap diuntungkan.

Direktur Utama PT PBB Umuh Muchtar mengatakan, ke depan Persib akan lebih baik lagi sehingga banyak sponsor yang lebih berani menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Kendro Hendra, CEO PT Skybee, mengatakan, dengan kerja sama tersebut, dia ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan telefon seluler dan informasi Persib. Pasalnya, benda tersebut kini bukanlah menjadi barang mewah, tetapi kebutuhan. "Apalagi, di handphone ada aplikasi tentang Persib dari pabriknya. Masyarakat bisa lebih dekat lagi dengan Persib," ucapnya. (A-183)***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger