MARKUS TERLIBAT PERSELISIHAN DENGAN JANACKOVIC

PARA pemain Persib Bandung berbincang sesaat sebelum menaiki bus Persib untuk bertolak ke Bandung, Minggu (19/9), di pelataran parkir Hotel Zamrud, Cirebon. Persib pulang dari pemusatan latihan lebih awal dari jadwal yang seharusnya karena ada permasalahan internal yang perlu diselesaikan.* SISKA NIRMALA PUSPITASARI
CIREBON, (PR).-
Tim Persib pulang mendadak ke Bandung dari pemusatan latihan di Cirebon, Minggu (19/9). Padahal berdasarkan program, seharusnya Persib menyelesaikan pemusatan latihan hingga Selasa (21/9). Latihan Minggu (19/9) sore ditiadakan dan Persib bertolak ke Bandung pada pukul 19.00 WIB.
Menurut keterangan salah seorang ofisial Persib yang enggan disebutkan namanya, para pemain mogok latihan Minggu sore. Hal tersebut dipicu kejadian pada saat makan siang. Saat itu, semua tim sudah berkumpul di ruang makan kecuali penjaga gawang Persib, Markus Haris Maulana yang datang terlambat karena ketiduran.
Pelatih Daniel Darko Janackovic yang memiliki disiplin tinggi menegur keras Markus atas keterlambatannya. Merasa kesal alasan keterlambatannya tidak diterima, Markus membanting sebuah gelas hingga pecah dan meninggalkan ruangan. Sebagai bentuk solidaritas, semua pemain mengikuti Markus meninggalkan ruangan, dan akhirnya mereka sepakat mogok latihan dan memutuskan pulang ke Bandung.
Ofisial tersebut menuturkan, insiden makan siang itu merupakan puncak kekesalan pemain yang diperkirakan masih kelelahan setelah menjalani latihan berat pada Sabtu (18/9).
Berdasarkan pemantauan "PR", Minggu (19/9) sore, di Hotel Zamrud, Jalan Dr. Wahidin, Cirebon tempat tim Persib bermalam, pada pukul 15.45 WIB Daniel Darko Janackovic didampingi penerjemahnya, Ino, melakukan pembicaraan dengan pemain yang diwakili Nova Arianto di ruang makan Cikuning, Hotel Zambrud.
Pembicaraan tersebut berlangsung selama lima belas menit. Kemudian mereka berpindah ke salah satu kamar di lantai tiga hotel di mana semua pemain Persib berkumpul. Di sana, pembicaraan berlangsung selama satu jam. Kemudian Nova kembali turun ke ruang makan Cikuning, dan di sana sudah menunggu Asisten Pelatih Persib Robby Darwis dan Wakil Manajer Persib Dedy Firmansyah. Seluruh pembicaraan tersebut dilakukan tertutup.
Ditemui seusai melakukan pembicaraan dengan manajemen, Nova Arianto enggan memberikan komentar banyak mengenai masalah yang terjadi. "Yang jelas malam ini kita pulang ke Bandung," ujarnya singkat.
Hal senada diutarakan Dedy Firmansyah. Dia hanya mengatakan, kepulangan lebih awal tersebut merupakan kesepakatan semua pihak. "Pembicaraan tadi di dalam hanya meluruskan kesepakatan untuk pulang ke Bandung sekarang. Memang seharusnya pulang itu hari Selasa, tetapi manusia kan hanya bisa berencana. Kalau ada perubahan seperti ini, hal yang wajar," ujarnya.
Sementara itu ditemui terpisah, Janackovic mengakui adanya permasalahan yang terjadi di dalam timnya, tetapi dia enggan menjelaskan secara terperinci mengenai apa yang sebenarnya terjadi. "Ya, kita ada permasalahan yang harus dipecahkan dan dicari solusinya. Jadi malam ini kita harus pulang, karena besok (hari ini) kita akan lakukan rapat dengan pihak manajemen," ujarnya kepada "PR" ketika ditemui sesaat sebelum bertolak ke Bandung.
Ketika ditanya apakah insiden saat makan siang merupakan pemicunya, Janackovic mengakuinya. "Kamu sudah tahu semua, jadi saya tidak perlu jelaskan lagi. Yang penting yang kita butuhkan saat ini adalah segera membicarakannya dengan pihak manajemen. Masalah ini tidak bisa dibiarkan," ujarnya.
Sementara mengenai kemungkinan permasalahan ada di antara dirinya dan pemain, Janackovic berharap hal tersebut tidak terjadi. "Saya harap tidak begitu, tetapi memang ada yang perlu dibicarakan antara kami. Saya harap pemain bisa lebih profesional," katanya.
Dia menuturkan, kondisi seperti ini cukup merugikan timnya. Selain mengganggu jadwal pemusatan latihan, juga mengganggu persiapan tim untuk menghadapi kompetisi. Dia berharap, masalah ini dapat segera diselesaikan dan tim dapat kembali melakukan latihan.
Dihubungi terpisah, Manajer Persib Umuh Muchtar mengaku belum menerima informasi detail mengenai kekisruhan yang terjadi di Cirebon. "Saya enggak tahu, karena pelatih belum memberikan laporan apa pun. Akan tetapi, saya berharap besok (Senin ini-red.) tim tetap latihan pada sore harinya," ucap Umuh singkat.
Menurut dia, keterangan mengenai kejadian di Cirebon akan segera terjawab seusai para pemain, jajaran pelatih, wakil manajer, dan ofisial tim tiba di Bandung. Tim bertolak dari Cirebon pukul 19.00 WIB dan diperkirakan akan tiba pada pukul 24.00 WIB di Mes Persib.(A-197/A-183)***
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment