Persib Bandung bertekad menghapus cerita buruk yang selalu dibawa pulang setiap kali bertan-ding di Stadion Surajaya Lamongan dengan cara mencuri poin saat menantang Persela di stadion tersebut pada laga pertamanya di Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, Selasa (28/9) pukul 15.30 WIB. Meski tidak secara tegas mengungkapkan sesumbarnya, pelatih Jovo Cuckovic pun berharap kemenangan menjadi milik pasukan yang baru ditanganinya ini. "Target saya dalam pertandingan ini adalah bermain bagus. Karena, hanya tim baguslah yang bisa memenangkan pertandingan," kata Jovo kepada wartawan "GM", Endan Suhendra dan Anwari Januar Mulyana usai sesi uji lapangan di Stadion Surajaya, Senin (27/9). Untuk bermain bagus seperti yang diharapkannya, pelatih asal Serbia ini meminta kepada para pemainnya untuk fokus. Dalam menghadapi pertandingan debutnya bersama Persib ini, Jovo pun mengaku hanya berkonsentrasi menyiapkan timnya dengan baik. "Saya tidak tahu dan belum pernah melihat Persela bermain. Saya hanya fokus kepada permainan sendiri. Dengan begitu, para pemain Persib bisa bermain bagus dan cepat mencetak gol," kata pelatih yang mulai dipanggil "Abah" oleh bobotoh Persib ini. Dalam sesi uji lapangan kemarin, Jovo hanya memberikan latihan ringan terhadap Nova Arianto dan kawan-kawan. Tidak seperti pelatih lainnya yang biasanya sudah terlihat mempersiapkan tim utama yang bakal diturunkannya, Jovo masih menempatkan setiap dua pemain di posisi masing-masing dalam memberikan program cara menyerang dan bertahan. Kendati demikian, asisten pelatih Persib, Robby Darwis memastikan, kerangka tim yang bakal diturunkan Jovo sudah disiapkan. Meski masih misterius, hampir bisa dipastikan, Jovo belum bisa menurunkan gelandang asal Singapura, Shahril Ishak dalam pertandingan melawan Persela karena persoalan administrasi yang belum tuntas. Di lini tengah, kemungkinan Jovo bakal memainkan Eka Ramdani, Hariono serta Atep dan Siswanto di sisi kanan dan kiri. Di bawah mistar, Markus Horison Rihihina akan dipasang dengan dibentengi empat pilar lini belakang, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Baihakki Khaizan, dan Isnan Ali. Sedangkan di lini depan, Cristian Gonzales dan Pablo Alejandro Frances hampir pasti jadi andalan. Andalkan Barkaoui Dari kubu Persela, pelatih Subangkit memilih sikap merendah. Ditemui di Mes Persela, pelatih yang musim lalu menangani Persema Malang ini mengatakan, Persib adalah tim yang dihuni para pemain berkualitas, termasuk lima pemain nasional, di setiap sektor permainan. "Saya tahu diri, karena Persib tim bagus. Tapi soal target, kita tentu saja akan mengupayakan kemenangan. Secara tim, kita sudah sangat siap. Keberhasilan menjuarai Liga Jatim menjadi modal kepercayaan diri buat anak-anak," katanya. Untuk membobol gawang Persib, Subangkit mengaku sangat mengandalkan striker asal Maroko, Redouane Barkaoui yang pernah berkostum "Maung Bandung". "Kita punya empat pemain asing, satu di antaranya belum tentu bisa main. Tapi, saya punya Barkaoui yang diandalkan mencetak gol," kata mantan pemain nasional ini. Untuk meredam permainan Persib, Subangkit mengaku sudah memiliki formula khusus. "Dua pemain depan Persib, Gonzales dan Pablo sangat berbahaya. Karena itu, suplai bola kepada mereka harus diganggu. Makanya, saya sudah instruksikan anak-anak untuk mematikan setiap pergerakan pemain tengah Persib yang mungkin bakal diisi Eka, Siswanto, dan Atep di kedua sayapnya," kata Subangkit. ** Sumber: Galamedia By: BP |
Hapus Cerita Buruk!
28 September 2010
Labels: Jovo Cuckovic, Persela
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment