MENJELANG laga tandang perdana antara Persib Bandung menghadapi Persela Lamongan, Selasa (28/9), ada satu pemain yang mengaku tidak sabar untuk segera bermain, yaitu Siswanto. Pasalnya, pemain sayap ini akan melawan tim yang saat ini dibesut mantan pelatihnya dulu di Persema Malang, Subangkit. Ibaratnya, laga ini akan menampilkan murid yang melawan guru.
Pemain berusia 25 tahun ini mengaku, sangat antusias bertemu kembali dengan Subangkit. Bisa dikatakan, Subangkit merupakan salah seorang sosok penting yang menjadikan Siswanto pesepak bola profesional seperti sekarang.
"Saya dilatih beliau (Subangkit-red.) cukup lama. Pada awal karier saya, saat bergabung di Persekabpas Pasuruan dia melatih saya selama hampir lima tahun. Kami berpisah saat saya bergabung bersama Persib musim 2008-2009, tapi kemudian kembali bersama selama satu musim tepatnya 2009-2010 di Persema," tutur pemain yang mengoleksi empat gol bersama Persema ini.
Namun, walaupun Subangkit sudah dianggap guru oleh Siswanto, pemain bernomor punggung 22 ini berjanji akan bersikap profesional. Saat keduanya berkolaborasi di Persema, Persib bisa mereka kalahkan 3-0 saat laga di Stadion Gajayana Malang, Desember 2009 silam. Kini, keduanya menjadi musuh dan harus saling mengalahkan.
"Saya tahu gaya kepelatihan serta strategi yang diterapkan oleh dia (Subangkit-red.), dia juga tahu kelemahan saya, tapi itu bukan alasan saya untuk menyerah atau dikalahkan begitu saja," ucap Siswanto.
Menurut pemain kelahiran 9 Oktober 1984 ini, bila Pelatih Jovo serta Robby membutuhkan masukan dari dirinya tentang strategi yang biasa diterapkan Subangkit, dengan senang hati dia akan berbagi.
Ditemui terpisah, Subangkit mengakui, Siswanto adalah salah satu anak didiknya yang bisa mengembangkan bakat dengan baik. Menurut dia, Siswanto menjadi salah satu titik kekuatan "Pangeran Biru" di lini tengah untuk saat ini.
"Saya melihat lini tengah Persib saat ini sangat solid. Di situ ada Atep, Siswanto, Hariono, dan Eka Ramdani, akan sulit bagi kami untuk menembus pertahanan mereka," ujar Subangkit.
Siapakah yang akan memenangi pertarungan kali ini? Sang guru atau murid? (Windy Eka Pramudya/"PR")***
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment