Kisah Markus Horison sebagai Mualaf (5)

26 August 2010 Memimpikan Bisa Menginjakkan Kaki di Tanah Suci

SEBAGAI seorang mualaf, Markus terus berusaha memperbanyak jumlah amalan ibadahnya. Bukan hanya ibadah-ibadah wajib seperti salat dan berpuasa, beberapa amalam yang hukumnya sunat pun mulai dilakoninya. Markus juga terus berupaya meningkatkan dan menyempurnakan kualitas ibadahnya.

Selain bertanya langsung, baik kepada ahlinya maupun teman-temannya, cara lain yang dilakukan Markus untuk meningkatkan pengetahuannya tentang Islam adalah membaca buku-buku Islam. Untuk itu, Markus tidak segan-segan membeli buku bacaan, seperti buku panduan salat dan kumpulan doa.

Meskipun masih memiliki keterbatasan dalam hal membaca huruf Arab, keinginan Markus untuk belajar tak pernah surut. "Saya biasanya membaca tulisan latinnya saja, karena memang bacaan arab saya masih kurang lancar," akunya kepada Republika Online.

Selain ibadah wajib, Markus pun mulai belajar menjalankan ibadah sunat seperti puasa Senin-Kamis. Markus juga mengaku terus belajar mengaji bacaan-bacaan Alquran.

Satu hal lagi, seperti halnya umat muslim lainnya, Markus pun ternyata memimpikan bisa menginjakkan kakinya di Tanah Suci Mekah. Markus berharap, suatu saat kelak ia bisa menjalankan ibadah umrah, dan bahkan haji ke tanah suci umat Islam itu.

"Pastilah, sebagai muslim saya ingin sekali bisa menjalankan ibadah umrah ataupun haji," ujarnya. (endan suhendra/"GM"/berbagai sumber)**

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger