BANDUNG, (PR).-
Kelelahan membayangi pemain Persib Bandung yang dipanggil ikut seleksi timnas setelah tampil pada Perang Bintang Djarum Liga Super Indonesia (DLSI) 2009-2010. Pasalnya, Eka Ramdani dkk., yang baru saja memperkuat tim All Star DLSI, Minggu (6/6) lalu harus menjalani seleksi pemain timnas wilayah barat di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (8/6).
Eka yang dihubungi, Senin (7/6) malam mengakui, dirinya tidak melakukan persiapan khusus apa pun dalam menghadapi seleksi latihan Selasa pagi ini. Sementara itu, Senin malam ia masih berada dalam perjalanan pulang dari Malang menuju Jakarta.
"Dengan kondisi lelah seperti ini saya jadi merasa tidak yakin, tetapi saya masih berharap masuk timnas kembali. Saya sangat antusias untuk menjalani seleksi nanti," katanya.
Menurut lelaki kelahiran 18 Juni 1984 itu, kelelahan yang dirasakannya tidak hanya dialami oleh dia saja. Pemain lain yang terlibat dalam Perang Bintang akan mengalami hal serupa. "Tidak ada kata menyerah sebelum bertarung. Masalah terpilih atau enggak bukan menjadi pikiran saya, itu urusan pelatih. Saya minta doanya saja," ucap Eka.
Ia menambahkan, dirinya tidak melakukan persiapan apa pun. Pesawat menuju Jakarta dari Malang mengalami keterlambatan, sehingga tiba di Jakarta pun jadi terlambat. "Kami harus mengikutinya karena tidak ada pengecualian meski kami kemarin memperkuat tim dalam Perang Bintang. Saya sekalian capek saja daripada diundur," katanya.
Sementara itu, Atep yang juga terpanggil dalam tim All Star, mengaku tidak melakukan persiapan apa pun. Mantan pemain timnas U-23 itu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas itu. Ia akan bekerja keras untuk bisa memperkuat pasukan "Merah Putih" di bawah kepemimpinan Alfred Riedl itu.
Selain Eka dan Atep, pemain Persib yang terlibat dua kegiatan tersebut, yaitu Markus Haris Maulana, Maman Abdurahman, dan Nova Arianto. Sementara itu, Hariono yang tidak terpanggil dalam tim All Star sudah berada di Jakarta.
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment