PERMAINAN PERSIB MONOTON

4 May 2010

AJAT, ”JANGAN TERGESA-GESA MELAKUKAN SERANGAN”

PEMAIN Persib Bandung Wildansyah (kanan) gagal melewati hadangan pemain Persipura Jayapura Stevie B. pada pertandingan Djarum Liga Super Indonesia 2010 di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (2/5). Pola permainan Persib yang monoton membuat serangan anak-anak "Maung Bandung" mudah diantisipasi lawan.* ANDRI GURNITA/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Pertandingan Persib melawan Persipura, Minggu (2/5) yang berakhir tanpa gol merupakan bukti masih monotonnya pola permainan dan serangan anak-anak "Maung Bandung" sehingga bisa dengan mudah diantisipasi lawan.

Legenda Persib, Ajat Sudrajat yang dihubungi di Bandung, Senin (3/5) mengatakan, Persib harus lebih rajin menciptakan kreasi serangan ke gawang lawan dan berhenti melakukan permainan yang monoton.

Selain itu, Persib belum memiliki kreativitas permainan yang baik sehingga permainan yang sudah monoton di babak pertama tetap kembali terjadi di babak kedua yang seharusnya perlu ada perubahan.

"Persib masih belum sabar mengembangkan permainan dan terlalu tergesa-gesa melakukan serangan sehingga lawan bisa mudah memotong ritme permainan persib. Beruntung Persib tidak kalah, karena saya lihat kemarin malah Persipura yang bermain lebih taktis dengan permainan bola yang lebih membahayakan gawang dan menarik dilihat," katanya.

Menurut dia, dengan formasi 3-5-2 anak-anak "Maung Bandung" harusnya bisa lebih menguasai lapangan tengah dan mengendalikan permainan. Dengan menguasai lini tengah, kesempatan membuka peluang pertahanan lawan akan lebih mudah. Ajat pun menyayangkan kondisi itu tidak dioptimalkan dengan baik oleh Persib.

"Sayang sekali setiap main Persib terlalu sering memainkan long passing dan bola lambung ketimbang bola-bola bawah dengan pola taktis satu-dua sentuhan. Ya, pasti lawan yang memiliki pemain belakang dengan postur tubuh tinggi seperti Persipura bisa dengan mudah memenangkan duel bola-bola atas," ujar Ajat.

Ajat menambahkan, Persib perlu lebih rajin mengevaluasi kesalahan dari tiap pertandingan agar pada pertandingan berikutnya para pemain tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Apalagi permainan Persib saat ini mudah terpancing oleh tekanan emosi dari lawan.

"Konsentrasi pemain masih terlalu mudah diganggu lawan. Saya lihat sekarang ini pemain Persib sangat mudah terpancing emosinya dan berakibat buruk bagi kolektivitas permainan tim. Kenyataannya bisa dilihat bagaimana Budi bisa melakukan tindakan di luar kewajaran," ucapnya.

Legenda Persib lainnya, Sutiono Lamso, juga menilai permainan Persib masih terlalu monoton dan kurang variasi dalam serangan. Selain itu, ketergantungan pada satu orang pemain masih terlalu tinggi sehingga saat pemain bersangkutan tidak main, lawan bisa bermain leluasa dengan Persib.

"Saat Airlangga dimatikan pergerakannya, Persib sudah tidak bisa berkutik lagi. Tidak adanya goal getter di depan praktis membuat lini depan Persib tumpul. Apalagi bola-bola lambung yang dimainkan malah memudahkan lawan untuk menghalau serangan," tuturnya.

Persib menguasai ball possesion lebih banyak dan sempat unggul jumlah pemain sekitar 10 menit setelah pemain Persipura Ortisan Salosa terkena kartu merah di menit ke-72. Namun, menurut Sutiono, kondisi itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Eka Ramdani dan kawan-kawan.

"Persib unggul penguasaan bola tapi sayang kurang tajam di depan dan minim menghasilkan peluang-peluang berbahaya. Permainan Persib yang kalah taktis praktis bisa diredam Persipura," ujar Sutiono.

Menurut dia, Persib harus terus mengevaluasi hasil dari tiap pertandingan agar bisa tetap memaksimalkan empat laga kandang yang tersisa. Saat ini Persib masih tertahan di posisi empat klasemen Liga Super Indonesia dengan raihan 44 angka dari 30 kali bertanding. Persib harus bisa memaksimalkan sisa pertandingan agar tidak terdepak dari posisi empat sekaligus membuka peluang merangsek ke posisi tiga.

"Posisi Persib saat ini masih rawan di geser PSPS Pekanbaru dan Sriwijaya FC yang menempel ketat di posisi lima dan enam dengan raihan poin sama 44. Persib harus bisa secepatnya membenahi kekurangan tim agar bisa memaksimalkan raihan poin saat menjamu Persiwa Kamis nanti dan menuntaskan sisa pertandingan dengan poin penuh," katanya.

Sumber: PR
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger