
BANDUNG, TRIBUN - Sikap tegas mulai ditunjukkan oleh pelatih Persib, Robby Darwis, beserta manajemen Persib kepada pemain yang dianggap indispliner. Salah satunya ditunjukkan kepada Budi Sudarsono yang dilarang ikut latihan sebelum mempertanggungjawabkan tindakan indisplinernya tersebut kepada manajemen.
Saat memulai sesi latihan kemarin pagi, Budi diminta Robby meninggalkan lapangan untuk menghadap manajemen. Padahal saat itu Budi sudah mengenakan pakaian latihan lengkap. "Baru setelah ada izin dari manajemen, dia bisa ikut latihan. Saya hanya menjalankan instruksi dari manajemen," kata Robby saat sesi latihan, Selasa (4/5) pagi.
Setelah diinstruksikan untuk meninggalkan lapangan, Budi dengan penuh kekesalan kembali ke ruang ganti. Di ruang ganti, Budi melemparkan kostum dan sepatu, lalu cepat-cepat berganti baju dan keluar dari ruangan.
Sikap tegas itu merupakan efek dari mangkirnya Budi pada latihan dalam beberapa hari, padahal saat itu Persib tengah dalam persiapan menghadapi Persipura, Minggu lalu. "Sampai saat ini, Budi belum ngasih kabar," kata Manajer Persib, H Umuh Muhtar, di Kantor PT PBB, siang kemarin.
Sejak diganjar kartu merah saat melawan Persitara, Rabu (28/4), Budi tak jelas keberadaannya. Dia absen latihan pada hari Jumat dan Sabtu. Bahkan saat rekan-rekannya bermain melawan Persipura, Budi tak turut mendampingi rekan-rekannya yang tengah berjuang di lapangan.
Sikap tersebut berbeda dengan sikap Cristian Gonzalez. Meskipun sama-sama terkena sanksi hukuman kartu di partai melawan Persipura, Gonzalez menunjukkan sikap profesionalismenya sebagai pemain sepak bola. Gonzalez masih ikut latihan dan ikut mendampingi rekan-rekannya saat melawan Persipura di bench cadangan Stadion Siliwangi.
"Saya menilai Budi sudah beberapa kali melakukan tindakan tidak disiplin. Dia sering absen latihan tanpa kabar. Saya telepon, HP-nya tidak aktif saat dia absen beberapa kali. Jadi, kami akan siapkan surat skorsing dalam waktu dekat. Sebagai manajer saya sangat kecewa dengan tindakan indisipliner Budi," kata Umuh.
Manajemen bahkan mengisyaratkan siap memutus kontrak Budi di tengah jalan. "Kalau hatinya sudah tidak untuk Persib lagi, buat apa kita pertahankan dia. Kami akan mempertimbangkan untuk memberhentikannya," jelasnya.
Umuh menilai apa yang dilakukan Budi sudah tidak sesuai lagi dengan sikap profesional seorang pemain sepak bola. Dia harus mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan tim Persib di akhir kompetisi.
"Tindakan tegas ini demi menjaga keutuhan dan kondusivitas tim. Kami tidak ingin ada pemain yang merusak keutuhan tim. Indisipliner yang dilakukan Budi telah merusak konsentrasi dan persiapan tim," katanya tegas.
Umuh menugasi penasihat hukum PT PBB, Kuswara S Taryono, untuk mempelajari klausul kontrak sehingga jika nantinya Budi diputus kontrak, hal itu sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku dan tidak ada yang dirugikan.
"Mengenai penyelesaian kontrak akan dipelajari dulu oleh tim hukum PT PBB. Kita akan mengambil sikap tegas untuk Budi," jelasnya.
Sementara itu, kondisi tim menghadapi Persiwa tidak terganggu permasalahan indisipliner Budi. Pemain dalam kondisi siap meraih kemenangan, baik secara fisik maupun psikis. "Kondisi pemain semuanya oke. Semua siap bermain maksimal melawan Persiwa. Kami dalam kondisi on fire untuk memenangi pertandingan," kata Robby Darwis.
Lini depan Persib akan kembali tajam sekembalinya Gonzalez yang absen lawan Persipura. Robby akan mengembalikan Atep ke posisi sayap kiri dan akan menduetkan Gonzalez dengan Airlangga di lini depan.
Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:
Post a Comment