Itulah Sukandi yang mengklaim dirinya sebagai petugas keamanan Persib Bandung. Setiap Persib melakukan laga kandang, Sukandi selalu berdiri di depan pintu ganti para pemain. Mulai dari para pemain datang hingga meninggalkan stadion. Menjadi "juru kunci" Persib dilakukannya di Stadion Siliwangi dan Stadion Si Jalak Harupat.
"Saya sudah lakukan ini sejak zaman Adjat dan Robby. Tugas saya yang seperti itu," katanya.
Tanpa diperintah, Sukandi beberapa kali terlihat mencoba menghalau bobotoh yang hendak masuk ke dalam ruang ganti pemain. Namun, tampak juga ia mengambil air minum dalam kemasan dari dalam ruang ganti pemain untuk dibagikan kepada bobotoh yang berada di sekitar ruang ganti pemain.
Untuk melaksanakan tugasnya, ia mengaku tidak menerima gaji dari Persib. Semua dilakukannya karena kecintaanya terhadap "Maung Bandung". "Ya, kalau saat ini Pak Haji (H. Umuh Muchtar, red) memang sering memberikan uang. Alhamdulillah," katanya.
Kecintaannya kepada Persib tidak hanya dibuktikan dengan itu. Untuk berangkat bertugas ke stadion, sepeda motor bebeknya pun diubah bak sepeda motor pengawalan. Namun bedanya, motor berpelat nomor D 5454 DC tersebut lebih didominasi gambar dan stiker Persib. Speaker yang sengaja dipasangnya juga selalu memutar lagu-lagu Persib.
Kalau saat menuju stadion tampak bobotoh kurang tertib, ia pun mencoba mengingatkan mereka. Semua itu dilakukan karena kecintaannya yang sangat besar kepada Persib.
"Mereka 'kan berangkat ingin menonton Persib, jika terjadi sesuatu tentu bisa tak jadi menonton. Kita semua datang dan mendukung Persib karena cinta," ungkapnya.(brilliant awal/"GM")**
Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:
Post a Comment