Lolos ke 16 Besar

20 April 2010

IMAM CAHYADI/GM
STRIKER Persib, Airlangga (kiri) menyundul bola mendahului sergapan kiper Pelita Jaya, Ali Barkah, pada pertandingan Piala Indonesia di Stadion Singaperbangsa Karawang, Senin (19/4).
KARAWANG,(GM)-
Persib Bandung memenuhi ambisinya menekuk tuan rumah Pelita Jaya Karawang, pada pertandingan lanjutan Grup C Piala Indonesia 2010, di Stadion Singaperbangsa Karawang, Senin (19/4). Dalam pertandingan kedua itu, Persib mencatat kemenangan 2-1 lewat gol yang disumbangkan Cristian Gonzales menit ke-25 dan Airlangga menit ke-37.

Sedangkan gol balasan Pelita Jaya dicetak pemain pengganti Marwan Mustafa Sayedeh pada menit 50. Persib memastikan diri lolos ke babak 16 besar setelah pada pertandingan lain Persipasi Bekasi bermain imbang 2-2 melawan Persita Tangerang.

Dari Karawang, wartawan "GM", Endan Suhendra dan Imam Cahyadi melaporkan, berkat kemenangan tersebut, Persib sudah hampir dipastikan lolos ke babak 16 Besar Piala Indonesia 2010 yang rencananya digelar Mei mendatang. Sedangkan Pelita Jaya masih harus berjuang pada pertandingan terakhirnya melawan Persita Tangerang, Rabu (21/4).

Kemenangan yang diraih dengan cukup susah payah itu disambut sukacita kubu Persib. Para pemain, pelatih, dan ofisial tim terlihat berangkulan di bangku cadangan. Sementara di tribun penonton, ribuan bobotoh juga merayakan kemenangan tersebut dengan yel-yel dan nyanyian kegembiaraan. Sepanjang jalan saat kembali ke penginapan di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, bus yang membawa rombongan Persib terus diarak dan dielu-elukan bobotoh.

"Kemenangan ini membuat kita hampir pasti lolos ke babak selanjutnya. Karena itu, saya akan melakukan rotasi pemain pada pertandingan terakhir melawan Persipasi. Rencananya saya akan menyimpan 50 persen pemain pilar dalam pertandingan nanti," kata caretaker pelatih Persib, Robby Darwis, usai pertandingan.

Menurut Robby, keputusan rotasi tersebut dilakukan atas pertimbangan bahwa Persib akan kembali menghadapi laga penting, juga melawan Pelita Jaya di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (24/4), atau tiga hari setelah laga melawan Persipasi.

"Pertandingan kedua melawan Pelita Jaya tidak kalah pentingnya. Karena kita sudah hampir pasti lolos, saya harus menyimpan kekuatan untuk kepentingan pertandingan itu," katanya.

Kendati bisa mencatat kemenangan, Robby tidak menutup mata atas kekurangan pasukannya, terutama di sektor belakang. "Ya, itu harus diakui. Lini belakang memang masih menjadi keluhan kita selama ini. Kita akan segera melakukan evaluasi untuk memperbaikinya," tambah mantan kapten Persib ini.

Dari kubu Pelita Jaya, pelatih Djadjang Nurdjaman mengatakan, kekalahan yang dialami pasukannya lebih disebabkan kesalahan dan kelengahan yang dilakukan para pemainnya di babak pertama.

"Sebenarnya, permainan kedua tim berimbang. Bahkan di babak kedua, kita bisa menekan Persib dan mencetak gol. Tapi karena lengah di babak pertama, gawang kita harus kebobolan dua gol," kata mantan pemain Persib ini.

Kendati kalah, kata Djadjang, timnya masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya, asalkan bisa meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang, Rabu (21/4).

Barkaoui marah

Usai pertandingan Persib kontra Pelita Jaya sempat diwarnai marahnya striker Pelita Jaya kepada pelatih Persib Yusuf Bachtiar. Tidak jelas latar belakang kemarahan mantan striker Persib pada Liga Indonesia (LI) XII/2006 dan LI XIII/2007 itu. Namun menurut penuturan Yusuf kepada "GM", Barkaoui marah kepadanya karena ada pernyataan Yusuf di koran yang menjelek-jelekkannya.

"Saya tidak tahu di koran apa. Saya tidak pernah menjelek-jelekkan Barkaoui," kata Yusuf di Hotel Grand Cikarang, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, Senin (19/4) malam.

Dalam pertandingan kemarin, Barkaoui sendiri terlihat sangat berambisi membobol gawang Persib. Sehari sebelumnya, kepada "GM", Barkaoui sempat mengatakan ingin membuktikan kemampuannya karena banyak orang, terutama di Persib yang meragukannya. Peluang terbaik yang didapatkan Barkaoui untuk membobol gawang Persib didapatkan pada menit 60 dan 68. Namun masih lemah dan tipis di atas mistar gawang Persib yang dikawal Markus Horison Rihihina.

Sedangkan di babak pertama, para pemain Pelita Jaya yang mengancam gawang Persib adalah Khusnul Yakin melalui tandukannya pada menit 24 dan tendangan Jajang Mulyana menit ke-32.

Di paruh pertama, Persib bisa unggul 2-0 lewat sontekan Gonzales memanfaatkan sodoran bola Cristian Rene Martinez pada menit 25 dan Airlangga memanfaatkan sodoran bola matang dari Eka Ramdani pada menit 37.

Di babak kedua, Pelita Jaya berbalik mengendalikan permainan. Namun Pelita Jaya hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat pemain pengganti Warwan Mustafa Sayedeh pada menit 50, memanfaatkan blunder yang dilakukan Cristian Rene.

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger