"Saya siap dipeleter (main habis-habisan, Red) di Piala Indonesia. Apalagi kalau melihat jadwal yang sangat padat, mau tidak mau saya harus bermain habis-habisan," ujar pemilik nomor punggung 7 ini.
Menurut Atep, dirinya tidak akan memikirkan kondisi fisiknya yang dipastikan akan sangat lelah karena harus melakoni tiga pertandingan dalam 5 hari. Dirinya hanya akan berpikir bagaimana caranya dia membawa Persib memenangkan pertandingan.
"Mungkin di Piala Indonesia, kita jangan memikirkan capeknya tapi kita harus bisa bagaimana caranya Persib bisa menang dalam setiap pertandingan. Motivasi untuk juara, mudah- mudahan bisa menghilangkan rasa capek," kata pemain urang Cianjur ini.
Sebagaimana diketahui, Persib harus mengikuti lima fase sebelum juara. Babak 32 dan 16 besar, Persib harus mengikuti babak penyisihan grup menggunakan sistem setengah kompetisi di satu stadion yang ditunjuk PSSI. Babak 8 besar dan semifinal akan menggunakan sistem knock-out dengan undian home (8 besar) atau away (semifinal). Babak final Piala Indonesia tahun ini diagendakan digelar di Jakarta.
Mengenai perubahan formasi yang memungkinkan dirinya digeser menjadi striker sayap, Atep menegaskan bahwa hal itu tidak masalah baginya. "Pokoknya, saya akan habis-habisan main di posisi mana pun juga untuk membawa Persib juara," kata Atep memberi garansi.
Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:
Post a Comment