BONTANG memang sudah kelihatan memiliki percaya diri begitu tinggi setelah mereka bisa mengalahkan tuan rumah Sriwijaya FC beberapa hari lalu. Mereka memang lebih siap daripada kami yang baru saja mengawali pertandingan setelah libur hampir tiga minggu lamanya. Jadi, wajar saja jika kami belum in dengan permainan. Awalnya, gol pertama mereka membuat kami terkejut, gol tersebut begitu cepat. Ada sedikit kekhawatiran tidak bisa mengejar ketertinggalan. Kami pun tidak mau kalah di kandang dan mulai meningkatkan tempo permainan.
Satoshi Otomo (Gelandang Persib)
SAYA mulai menemukan pertandingan kembali karena kemarin saya tidak diturunkan. Saya merasa puas dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya. Lawan juga menyajikan permainan dengan tempo cepat. Kami kalah cepat dan akhirnya mereka mampu membuat gol pertama pada awal pertandingan. Satu lagi yang membuat saya berkesan dalam pertandingan lawan Bontang, saya dipertemukan dengan rekan senegara saya, Kenji Adachicara dan Kan Kikuchi. Di Jepang mereka dikenal sebagai pemain yang bagus.
A. Fikri (Gelandang Bontang FC)
WASIT terlalu banyak menilai pergerakan kami sebagai pelanggaran. Kena sedikit-sedikit pelanggaran. Padahal kami bermain biasa saja. Namun, setidaknya kami bisa menggebrak mental tuan rumah terlebih dahulu lewat gol pada awal pertandingan. Itu bukti bahwa kami bermain bagus dan terbuka melawan Persib yang memiliki banyak pemain timnas. Namun tetap saja, faktor wasit membuat mental kami terganggu. Wasit terlalu sering membunyikan peluit bagi kami.
Ade Mochtar (Kiper Bontang FC)
GOL cepat membuat motivasi kami meningkat. Setelah itu anak-anak terus terpacu untuk mempertahankan keunggulan. Persib ternyata terus-terusan menyerang hingga irama permainan kami terganggu. Gol balasan dari Persib itu sebenarnya bukanlah bola yang sulit, tetapi pandangan saya terhalangi oleh beberapa pemain Persib yang ada di depan gawang saya. Hal itu membuat konsentrasi kami mulai buyar padahal kami sudah memiliki kepercayaan diri setelah mengalahkan Sriwijaya FC di Palembang. (Novi/Andri/"PR")***
Sumber: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment