LIBAS PSPS, PUASA PERSIB BERAKHIR

13 January 2010

PENYERANG Persib, Hilton Moreira (10), saling mendahului menyundul bola dengan pemain PSPS, Dzumafo Epandi Herman (9), pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (12/1). Persib menang atas tamunya PSPS Pekanbaru dengan skor 3-1.* ANDRI GURNITA/"PR"

SOREANG, (PR).-
Puasa kemenangan dalam empat pertandingan yang diderita Persib Bandung berakhir sudah. Meski tampil buruk sepanjang babak pertama dan sempat tertinggal lebih dulu, "Pangeran Biru" sanggup memproduksi tiga gol untuk melucuti PSPS Pekanbaru 3-1 (0-0) di hadapan ribuan bobotoh pada Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (12/1).

Gol Eka Ramdani, Suchao Nutnum, dan eksekusi penalti Hilton Moreira menjadi motor kemenangan Persib. Tiga poin tambahan mengerek "Maung Bandung" naik ke peringkat sembilan klasemen dengan delapan belas poin. Kemenangan ini pun membuka jalan untuk ikut dalam persaingan memperebutkan gelar juara kompetisi.

Manajer Persib Umuh Muchtar tak dapat menyembunyikan kelegaannya atas hasil akhir yang ditorehkan Persib pada pertandingan kali ini. Kemenangan yang diraih, meski kondisi permainan yang diperagakan Eka Ramdani dkk. cenderung labil sepanjang pertandingan, merupakan berkah yang mesti disyukuri.

Umuh yakin, jika tim dapat memperagakan permainan seapik ini saat melakoni tur Kalimantan nanti, poin sempurna bisa dibawa ke Bandung. "Nanti juga Atep akan kembali bermain, kekuatan tim makin lengkap, jadi tidak ada alasan untuk tidak menampilkan permainan seperti ini lagi supaya dapat meraih kemenangan," ujarnya mantap.

Kembalinya Suchao, Hariono, dan Gilang Angga yang absen saat ditahan imbang Persija mengembalikan warna atraktif di lini tengah Persib pada babak kedua. Kembali ke pakem awal 3-5-2, Eka Ramdani tampak lebih agresif bergerak sebagai gelandang serang bersama Suchao karena Hariono cukup kuat sebagai gelandang bertahan. Dua slot di lini depan diisi oleh Hilton Moreira dan Budi Sudarsono. Untuk pertama kalinya sejak berkostum Persib, Cristian Gonzales duduk nyaman di bangku cadangan.

Jaya belum berani memastikan apakah akan seterusnya membangkucadangkan Gonzales dan memasang strategi seperti ini di pertandingan-pertandingan berikutnya. "Kita lihat saja situasi dan kondisinya nanti," ucap Jaya seusai pertandingan.

Jaya menilai, pemainnya baru bisa mengembangkan permainan di babak kedua karena pada babak pertama terlalu terbebani target untuk meraih kemenangan. Akibatnya, permainan yang diperagakan pun jadi terlalu berhati-hati dan banyak peluang terbuang sia-sia.

Absennya sayap lincah Atep yang terkena akumulasi kartu kuning membuat frekuensi serangan dari sayap kiri menurun. Wildansyah yang bernaluri kuat sebagai bek, tidak fasih menyerang dari sayap layaknya Atep. Hal ini juga yang membuat serangan Persib terasa kurang hidup sepanjang babak pertama. Empat tembakan mengarah ke gawang Dede Sulaiman adalah peluang cukup bagus yang diperoleh Persib pada babak ini melalui Suchao dan Budi. PSPS hanya bisa merepotkan pertahanan Christian Rene dkk. melalui ketangguhan penyerang andalan mereka Herman Dzumafo.

Produksi gol pada duel itu baru dimulai pada babak kedua. Dominan sebagai penekan, Persib justru kebobolan lebih dulu akibat serangan balik cepat PSPS yang dirancang gelandang serang Chana Cyrill ketika Persib gagal dalam menyerang. Memanfaatkan celah kosong yang ditinggalkan oleh Nova di sektor kanan pertahanan Persib, Cyrill melepas umpan kepada Ade Chandra yang langsung berhadapan dengan Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool. Dua kali tembakan Ade bisa ditepis Kosin, tetapi bola liar yang hinggap di kaki M. Isna ini langsung disambut tembakan keras ke pojok kanan gawang Kosin.

Gol ini berdampak bagus buat Persib. Tidak ingin malu di hadapan bobotoh, Maman Abdurahman dkk. langsung menyerang membabi buta. Serangan skematis akhirnya berujung gol penyeimbang tiga menit kemudian. Melalui kerja sama satu dua dengan Hilton, Eka bisa menerobos kotak penalti dan melepas tembakan diagonal datar ke sisi kanan dalam gawang Dede Sulaiman.

Serangan Persib makin bergairah setelah striker cepat Airlangga Sucipto masuk menggantikan Wildansyah. Dengan formasi tiga penyerang dan mengubah pola menjadi 3-4-3, cukup banyak peluang didapatkan "Pangeran Biru". Diawali tembakan kaki kiri Eka pada menit ke-55 yang membentur tiang gawang. Pada menit ke-67, tembakan jarak dekat Eka bisa ditepis Dede dan bola muntah langsung disambar Budi. Namun, eksekusi penyerang yang belum mencetak gol dalam tiga belas laga itu masih membentur bek PSPS.

Gol yang ditunggu akhirnya muncul pada menit ke-75 melalui akselerasi individu Suchao. Menusuk dari sayap kiri, gelandang energik asal Thailand ini sanggup melewati Ade Suhendar dan Rusdiyanto sebelum melepas tembakan kaki kanan dari tepi kotak penalti. Laju bola deras melengkung menghunjam pojok kiri atas gawang Dede dan menyulut histeria bobotoh juga Wali Kota Bandung Dada Rosada yang bergabung di bench Persib.

Nova Arianto dkk. masih belum puas dengan keunggulan hasil gol kedua Suchao musim ini. Setelah gempuran bertubi-tubi, gol ketiga Persib lahir pada menit ke-87 melalui eksekusi sempurna penalti Hilton. Penalti diberikan wasit Suwandi setelah Banaken Basoken divonis handball semenit sebelumnya. Tiga gol adalah hasil nyata dari dominasi berupa dua belas ancaman yang dilecut Persib ke gawang PSPS pada laga itu.

Pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning mengaku kecewa pada hasil akhir pertandingan. Gol yang diciptakan Eka Ramdani untuk menyamakan kedudukan benar-benar membuyarkan konsentrasi sehingga pemainnya pun tak dapat bermain tenang. "Apalagi setelah kedudukan kembali imbang, Persib bermain lebih agresif, membuat kami kewalahan meladeninya," ucapnya.

Bus Persib dilempari

Kemenangan Persib ini ternyata tidak diikuti oleh sambutan bagus semua masyarakat. Buktinya, bus "Maung Bandung" dilempari batu oleh beberapa oknum masyarakat yang tidak senang kepada Persib sehingga kacanya pecah saat pulang dari stadion. Pelemparan ini terjadi ketika bus yang memboyong para pemain melintas di daerah Katapang, tepatnya di depan rumah makan H. Donal.

"Beberapa bobotoh sempat bercerita kalau mereka sering dicegat dan diteror di daerah itu oleh orang-orang yang tidak suka Persib di situ. Sekarang bus Persib dilempari sampai kacanya pecah. Untung saja tidak ada pemain yang terluka. Kami akan usut kejadian ini dan akan melawan kalau benar-benar terjadi lagi nanti," kata Manajer Umuh Muchtar yang mengaku terkena lemparan botol air mineral ketika berada di dalam lapangan. (A-168/A-184) ***

Sumber: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger