SOREANG, TRIBUN - Cristian Gonzalez mengakhiri masa paceklik golnya musim ini. Tendangan kerasnya ke gawang Persijap pada laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Rabu (9/12) sore, menjawab keraguan bobotoh akan kemampuannya mencetak gol. Gol tersebut seolah menjadi bukti telah kembalinya El Loco.
"Ini pembuktian bahwa saya belum habis. Saya masih mampu mencetak gol. Gol ini makin menambah kepercayaan diri saya untuk mencetak gol di pertandingan-pertandingan selanjutnya," kata Gonzalez seusai pertandingan.
Gonzalez menjadi sorotan publik belakangan ini. Hal itu tidak terlepas dari mandulnya seorang pencetak gol tersubur Liga
Gol El Loco yang mengantar kemenangan Persib itu juga sekaligus mematahkan rekor tak pernah menang melawan Persijap di kandang sendiri. Dalam empat kali pertemuannya di depan publik
El Loco berhasil memanfaatkan umpan melambung Hilton Moreira dari sekitar tengah lapangan. Bola yang masih mengalir deras langsung disambar El Loco dengan tendangan kaki kirinya dan tak dapat ditangkap kiper Persijap. Bola meluncur mengoyak jala gawang disambut euforia puluhan ribu bobotoh yang memadati stadion.
Pelatih Persib, Jaya Hartono, mengaku permainan sepak bola negatif yang diperagakan Persijap membuat anak-anak asuhannya kesulitan mengembangkan permainan.
"Di awal pertandingan mereka bertahan total sehingga kita tidak bisa mengembangkan permainan, tapi setelah gol terjadi baru mereka bermain terbuka. Secara umum saya senang karena kemenangan ini didapat saat pemain dalam kondisi kelelahan," kata Jaya.
Ia menilai permainan duet Hilton dan Gonzalez semakin padu setelah dalam tujuh pertandingan sebelumnya belum maksimal bermain di lini depan. "Gol tersebut terjadi berkat kerja sama mereka dan skill Gonzalez. Beruntung peluang yang didapat bisa dimaksimalkan menjadi gol," ujar Jaya.
Pelatih Persijap, Djunaedi, mengakui timnya bermain sepak bola negatif. Djunaedi belajar dari kekalahan 0-4 dari Sriwijaya pada pertandingan sebelumnya.
"Kami bermain terbuka di
Ketidakpercayaan Jaya akan pemain pelapis ditunjukkannya saat dia memaksakan memainkan Nova Arianto, yang sedang mengalami cedera, sejak kick off. Jaya baru berani mengganti Vava oleh Edi Hafid menit ke-17 setelah Persib unggul 1-0. Vava diganti karena cedera hamstring kaki kirinya kambuh.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin seru untuk disaksikan. Persib beberapa kali mengancam gawang lawan, sementara Persijap efektif dalam melakukan serangan balik. Beberapa kali tendangan jarak jauh Atep, Eka Ramdani, dan Suchao Nutnum membahayakan gawang lawan.
Peluang terbaik Persib di dapat pada menit ke-72 saat Budi Sudarsono, yang masuk menggantikan Gilang Angga semenit sebelumnya, memberikan umpan cop kepada Gonzalez. Dengan tumitnya, El Loco meneruskan umpan tersebut ke jantung pertahanan yang disambut Hilton. Sayang tendangan striker bernomor punggung 10 ini tepat di pelukan kiper Persijap, Danang, padahal dalam posisi tak terkawal.
Peluang terbaik Persijap didapat pada menit ke-60 ketika Noor
Hadi berhasil lepas dari jebakan offside. Tendangan menyusur ke arah gawang masih bisa ditepis kiper Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan bola liar yang langsung disambar
Sumber: Tribun
By: BP

0 comments:
Post a Comment