Jaya Cermati Rekaman "Singo Edan"

17 December 2009

IMAM CAHYADI/GM
IRWAN Wijasmara (tengah) berusaha menahan lemparan bola Nova Arianto pada latihan bola tangan di Stadion Persib Bandung, Rabu (16/12).
AHMAD YANI,(GM)-
Rombongan pemain dan ofisial tim Persib Bandung yang berangkat ke Malang, Kamis (17/12), terpaksa harus dibagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu pada pukul 06.00 WIB dan pukul 10.00 WIB. Ini terjadi karena Persib tidak mendapatkan penerbangan yang lowong dari Bandara Hussein Sastranegara ke Surabaya.

"Kita terpaksa berangkat ke Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Malang dalam dua kloter. Yang pertama pukul 06.00 WIB dengan Merpati Airlines dan yang kedua pukul 10.00 WIB pakai Sriwijaya Air," kata Sekretaris Tim Persib, Yudiana di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (16/12).

Sementara itu, pelatih Jaya Hartono mengatakan, rombongan yang akan terbang pertama adalah para asisten pelatih dan tiga pemain, yaitu Munadi, Wildansyah, dan Hariono. Sedangkan ia sendiri berangkat dengan penerbangan kedua bersama rombongan besar pemain lainnya.

"Ke Malang kita hanya membawa 17 pemain. Tiga pemain yang ditinggal di Bandung adalah Dedi (Haryanto), Chandra (Yusuf Ahmad), dan Irwan (Wijasmara). Sedangkan Maman (Abdurahman) dan Budi Sudarsono akan menyusul ke Malang pada Minggu (20/12)," kata Jaya.

Maman dan Budi baru menyusul ke Malang pada Minggu (20/12) karena keduanya bakal absen pada laga melawan Arema Malang di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (19/12), karena hukuman akumulasi kartu kuning. Keduanya diterbangkan ke Malang untuk menghadapi Persema Malang, Rabu (23/12).

Sebelum dua kloter yang akan terbang Kamis (17/12), sejumlah ofisial Persib, kebanyakan dari bidang umum, sudah berangkat lebih awal dengan menggunakan bus pada Rabu (16/12).

Pelajari rekaman

Soal target yang diincarnya dari dua laga tandang di Malang, Jaya tidak mau muluk-muluk. Dikatakannya, target awal yang harus diperjuangkan anak asuhnya adalah hasil imbang. "Dalam setiap pertandingan, tentu saja kita harus punya target. Nah, untuk pertandingan tandang seperti ini, bisa mencuri poin saja sudah bagus. Mudah-mudahan itu bisa kita lakukan," katanya.

Ditanya mengenai kekuatan calon lawan pertamanya, Arema, Jaya mengaku sudah mengetahui permainan mereka dari sejumlah rekaman pertandingan yang ditontonnya. Menurutnya, yang menjadi keunggulan Arema sehingga belum terkalahkan hingga saat ini adalah kolektivitas permainannya.

"Kolektivitas permainan mereka inilah yang harus kita waspadai, selain beberapa individu pemainnya. Didukung semangat tempur yang luar biasa, plus pemain muda, Arema selalu tampil baik dalam setiap pertandingan," ujar Jaya. (B.82)**

Sumber: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger