Faktor kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan yang harus dihadapi, dikhawatirkan akan menyebabkan menurunnya kerja sama tim Persib Bandung. Selain itu, hal yang juga dikhawatirkan, yaitu membuat emosi para pemain cepat tersulut. "Sejauh ini pola permainan Persib memang masih stabil. Tetapi faktor kelelahan dapat membuat kerja sama tim menjadi menurun. Ini yang saya khawatirkan," kata pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono, usai memimpin latihan di Stadion Persib Bandung, Jln. Ahmad Yani, Senin (7/12). Menurut Jaya, menjelang partai melawan Persijap Jepara di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (9/12), faktor kelelahan yang dialami pemain memang tidak bisa dihindari. Terlebih setelah Persib terbang ke Papua untuk melawan Persiwa Wamena. Bahkan akibat kelelahan tersebut hingga kini sejumlah pemain masih belum dapat beristirahat dengan baik. "Para pemain kalau tidur belum bisa nyenyak. Dalam kondisi letih, memang sulit tidur nyenyak," aku mantan pelatih Persik Kediri ini. Salah satu cara mengurangi kelelahan tersebut, Jaya mengistirahatkan beberapa pemain inti pada latihan sore kemarin. Para pemain yang turun pada laga melawan Persela Lamongan hanya diinstruksikan melakukan peregangan otot saja. "Itu agar asam laktat yang ada di tubuh pemain terbakar dan hilang. Selebihnya, mereka tidak boleh memainkan bola. Khawatir semakin lelah," tuturnya. Seperti diketahui, sejak kembali berlaga melawan Pelita Jaya di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (21/11) lalu, setiap 3-5 hari Persib harus kembali bertanding. Usai melawan Pelita Jaya, Persib kembali harus bentrok melawan Persitara Jakarta Utara pada Selasa (24/11). Lima hari kemudian, para pemain harus terbang ke Makassar untuk menghadapi Persipura Jayapura. Usai melawan Persipura, tanpa beristirahat, para pemain harus kembali terbang ke Wamena untuk melawan Persiwa Wamena. Dengan penerbangan selama 10 jam lebih, Persib harus kembali ke Bandung dan sehari kemudian kembali bermain melawan Persela Lamongan. "Bisa dibayangkan bagaimana capeknya para pemain. Belum lagi setelah melawan Persijap Jepara, Rabu (9/12), Persib harus kembali terbang ke Palembang untuk bertanding melawan Sriwijaya FC. Energi pemain benar-benar terkuras," keluhnya. Hal tersebut, lanjut Jaya, tidak hanya dapat menurunkan kualitas tim, tapi juga mutu LSI. (B.98)** Sumber: Galamedia By: BP |
Jaya Cemaskan Emosi Pemain
8 December 2009
Labels: jaya hartono, Persijap
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment