Tensi Tinggi, Pemain Emosi

11 November 2009 MESKIPUN hanya bertajuk uji coba, laga Persikabo kontra Persib berlangsung dalam tensi tinggi. Laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Persikabo Cibinong, Kab. Bogor, Selasa (10/11) ini, dimenangkan tuan rumah dengan skor 1-0.

Meskipun kalah dari sisi materi pemain, Persikabo yang ditangani pelatih Iwan Setiawan tampil dengan motivasi tinggi. Modal motivasi inilah yang menjadikan Persikabo tampil cukup garang. Di menit-menit awal, Persikabo langsung menggebrak dan mendapatkan dua peluang matang melalui aksi mantan pemain magang Persib pada musim lalu, Jejen Zaenal Abidin di menit pertama dan tandukan David Ngan Pagbe, tiga menit berselang.

Menurunkan starter Cecep Supriatna (kiper), Wildansyah, Aji Nurpijal, Cristian Rene Martinez (belakang), Irwan Wijasmara, Munadi, Cucu Hidayat, Atep (tengah), Hilton Moreira, Budi Sudarsono, dan Christian Gonzales, Persib baru bisa keluar dari tekanan setelah lepas 10 menit.

Pada menit 13, peluang pertama didapatkan Persib ketika tendangan jarak jauh Munadi hanya membentur mistar gawang Persikabo, yang dikawal mantan penjaga gawang Persib, Edi Kurnia. Setelah itu praktis tak ada peluang matang yang didapatkan Persib, kecuali nyaris terjadinya gol bunuh diri pemain Persikabo Aldi Rinaldi menit ke-28. Pada babak pertama ini, Jaya sempat menarik Irwan Wijasmara yang menempati sayap kiri dan digantikan Gilang Angga Kusumah, pemain yang bakal absen saat lawan Pelita Jaya Karawang, 21 November mendatang.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin meningkat. Terlebih ketika para pemain kedua tim mulai kehilangan konsentrasi dan gagal mengontrol emosi dengan baik akibat tekanan pertandingan. Petaka buat Persib datang pada menit 63. Berawal dari sebuah serangan balik dari sektor kanan pertahanan Persib, Sugiyanto berhasil melepaskan diri dari sergapan dua pemain belakang Persib, Aji Nurpijal dan Wildansyah, untuk mengirimkan umpan ke kotak penalti. Pemain pengganti, A. Ghani menyambut umpan tersebut dengan sontekannya yang gagal dihalau Cecep.

Tak ingin malu, para pemain Persib semakin sporadis melakukan penyerangan. Sayang karena dilakukan dengan tergesa-gesa dan skema penyerangan yang kurang baik, berbagai upaya untuk menyamakan kedudukan selalu bisa dimentahkan pemain belakang Persikabo. Saat inilah, ketika kelelahan mulai dirasakan, rasa frustrasi muncul, buntutnya emosi meluap. Gara-gara gagal mengendalikan emosi, para pemain Persib, seperti Gilang Angga sempat terpancing provokasi lawan yang berbuntut perang mulut, yang nyaris menimbulkan kericuhan.

Meluapnya emosi yang paling kentara terjadi pada Hilton. Menit ke-86, Hilton harus diusir wasit Mardi keluar lapangan karena menyikut Jejen hingga terkapar. Kartu merah itu diberikan karena wasit menilai ada unsur kesengajaan. Sebelumnya, pemain Persikabo, Zaenal Anwar juga diganjar kartu merah pada menit 67, karena dua kali mendapatkan kartu kuning. Hingga laga usai, Persib gagal menyamakan kedudukan dan harus menelan pil pahit dikalahkan tim Divisi Utama. (endan suhendra/"GM")**

Sumber Berita: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger