KONDISI tersebut pernah terjadi menjelang kick-off Piala AFF 2008. Namanya dicoret menjelang Turnamen GRMC 2008 lantaran Badan Tim Nasional (BTN) tidak memberikan toleransi bagi pemain bermasalah. Sebab, waktu itu dia–yang masih berkostum Persik Kediri–dinyatakan bersalah oleh komdis karena terbukti memukul Erwinsyah Hasibuan saat klubnya menjamu PSMS Medan,musim lalu. Namun, nama Budigolmuncul kembali setelah tim Merah Putih mandul di Turnamen GRMC 2008 Myanmar.
Dari empat laga, Charis dkk hanya mencetak tiga gol plus satu gol donasi pemain Myanmar Moe Win. Padahal, sebulan sebelumnya timnas melesakan 12 gol di Piala Kemerdekaan 2008 dengan lima gol disumbang Budigol. Produktivitas timnas juga naik di Piala AFF 2008 dengan tujuh gol. Lalu, apa ambisi Budigolsaat ini?
Bagaimana perasaan Anda setelah kembali bergabung dengan timnas?
Saya tentu senang karena siapa pun ingin bermain bersama timnas. Ini adalah kepercayaan yang besar dan saya tidak akan menyianyiakannya. Selama ini saya sudah berusaha keras bermain bagus untuk klub dengan harapan dilirik timnas kembali. Saya juga akhirnya bisa menjawab kepercayaan saat itu di Piala AFF,meski timnas dikalahkan Thailand.
Sejauh ini sudah ada komunikasi lebih lanjut dengan pelatih untuk laga nanti?
Belum ada komunikasi apa-apa dengan pelatih. Biasanya baru malam nanti (kemarin) semuanya akan dibicarakan, seperti taktik, strategi,atau tugas khusus lainnya. Namun, tadi pagi (kemarin) saya sudah menjalani latihan bersama pemain lain di hotel.Tidak ada hal khusus, sekadar peregangan. Kalau berbicara dengan teman-teman tentu sudah. Bagaimanapun, kami agak lama tidak berkumpul.
Bagaimana peluang timnas melawan Kuwait?
Apa pun harus diusahakan. Sekecil apa pun peluang harus dikejar. Saya pribadi tidak mengenal karakter permainan Kuwait. Saya belum mengamati pertandingan mereka di Kuwait secara detail.Namun, tampaknya tidak ada perbedaan dengan tim Arab lain.Yang jelas, nanti malam (kemarin) semuanya akan clear.
Masuknya Anda membuat persaingan striker semakin ketat.Apakah Anda berharap turun sebagai starter?
Saya hanya menjalankan apa yang diperintahkan pelatih dan tim.Saya tidak terlalu mempermasalahkan siapa pun yang turun sebagai starter. Saya sadar diri karena tidak dipanggil pada beberapa laga terakhir timnas di Pra- Piala Asia 2011.Semoga bila diberi kepercayaan pelatih saya bisa menjawabnya.
Ada target tentu saat menghadapi Kuwait nanti?
Saya hanya pendatang baru.Belum tahu banyak perkembangan dan kondisi tim saat ini.Tapi apa pun kesulitannya, saya harus siap menyesuaikannya. Saya dituntut harus siap kapan saja. Sedikit banyak saya juga sudah mengenal gaya dan karakter permainan yang diinginkan pelatih. Kalau keinginan mencetak gol tentu ada, tapi yang paling utama timnas menang yang membuka peluang ke final round.
Apakah Anda ingin bermain pada posisi seperti di Piala Kemerdekaan lalu?
Apa pun posisi dan tugasnya harus dijalankan dengan sungguhsungguh. Saya waktu itu memang dikembalikan pada posisi striker. Kondisi yang cukup lama tidak saya dapatkan di timnas. Kalaupun bisa mencetak gol saat itu, hanya karena adanya peluang dan dukungan pemain lain. (wahyu argia)
Sumber Berita: SINDO
By: BP

0 comments:
Post a Comment