Persib Menang, Jaya Tertolong

22 November 2009 SOREANG,(GM)-
Pelatih Jaya Hartono kembali selamat dari ancaman pemecatan sebelum masa kontraknya berakhir, menyusul kemenangan Persib Bandung atas Pelita Jaya Karawang 2-1 (0-0) pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (21/11). Setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Edison Fonseca pada menit 59, Persib bangkit lewat dua gol balasan yang dipersembahkan Suchao Nuchnum menit ke-65 dan Hilton Moreira menit ke-77.

"Saya berterima kasih dan salut buat perjuangan anak-anak di lapangan. Meski berat, mereka bisa keluar dari tekanan hebat harus menang dalam pertandingan ini. Ini pertandingan yang sangat fantastis," ujar Jaya seusai pertandingan.

Pada musim lalu, Jaya juga sempat menghadapi ancaman pemecatan usai tersingkir di Copa Indonesia. Namun, berkat kemenangan 3-2 atas Sriwijaya FC di LSI 2008/2009, Jaya selamat dari pemecatan dan membawa Persib finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Amannya posisi Jaya ditegaskan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. "Sebenarnya, walaupun tidak menang, kalau permainan Persib bisa seperti ini, saya pastikan Jaya tetap menangani tim. Sebab, tanggung jawab untuk mengangkat tim ini bukan hanya tugas pelatih, tapi juga asisten pelatih dan semua pemain. Jadi, saya katakan sekali lagi, Jaya terus tangani Persib," kata Umuh.

Selain seluruh anggota tim, kemenangan Persib disambut sukacita para bobotoh yang hadir di stadion. Begitu wasit Jimmy Napitupulu meniupkan peluit panjang, ribuan bobotoh berjingkrak di tengah hujan yang mengguyur stadion. Di tengah lapangan, para pemain Persib bersujud syukur.

Sebaliknya, kubu Pelita Jaya bermuram durja. Bahkan, lantaran kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dinilai salah dalam memberikan keputusan tendangan bebas yang akhirnya menjadi gol kedua Persib, beberapa ofisial dan pemain Pelita Jaya, termasuk pelatih Fandi Ahmad sempat "menyerang" Jimmy. Meski gagal menyentuh Jimmy, sumpah serapah kubu Pelita terlontar untuk wasit asal Jakarta itu.

"Dari sisi sepak bola, ini pertandingan baik. Tapi, kita sesalkan kepemimpinan wasit. Keputusannya memberikan free kick untuk Persib tidak tepat. Tapi, karena sudah gol, sudahlah. Kita tidak bisa memprotesnya. Ini seperti pertandingan Prancis lawan Irlandia," kata asisten pelatih Pelita Jaya, Kadir Yahya.

Tidak efektif

Dalam pertandingan ini, Persib memulai permainan dengan melakukan tekanan. Namun lantaran tidak efektif, sejumlah serangan yang dilakukan selalu kandas di lini pertahanan Pelita Jaya.

Pada menit 30, Persib mendapatkan kesempatan terbaik untuk membuka keunggulan ketika wasit Jimmy Napitupulu menghukum Pelita Jaya dengan tendangan penalti. Hukuman itu diberikan setelah Hilton didorong Agustiar Batubara di dalam kotak terlarang. Namun, peluang tersebut terbuang percuma karena tendangan Cristian Gonzales yang dipercaya jadi eksekutor, membentur tiang gawang sebelah kanan Pelita Jaya yang dijaga Dian Agus Prasetyo.

Pelita Jaya sendiri bukannya tanpa peluang. Pada menit 38, akibat kesalahan yang dilakukan Cucu Hidayat dan Nova Arianto, Firman Utina mengancam gawang Kosin. Beruntung kemelut di depan gawang Persib akhirnya bisa dinetralisasi. Kosin yang tampil cukup baik juga mementahkan beberapa kali peluang Pelita Jaya. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Seperti di dua laga sebelumnya, setelah berulang kali gagal memanfaatkan peluang, gawang Persib justru malah kebobolan. Berawal dari sebuah kesalahan yang dilakukan Cristian Rene, striker Pelita Jaya asal Kolombia berhasil menjebol gawang Kosin lewat sebuah tendangan jarak dekat pada menit 59.

Gol itu tidak hanya membuat seisi stadion terdiam, tapi juga membuat Manajer Persib, H. Umuh Muchtar kecewa berat. Umuh yang sejak laga pembuka secara terbuka selalu menyatakan kekecewaannya dengan penampilan Rene, langsung melakukan aksi walk out dari bangku cadangan Persib.

Tapi, keunggulan Pelita Jaya hanya bertahan enam menit. Pada menit 65, gelandang anyar Persib asal Thailand, Suchao Nuchnum berhasil menyamakan kedudukan lewat sontekan maut kaki kanannya dari sudut sebelah kiri gawang Dian Agus, memanfaatkan umpan silang Atep dari sektor kanan pertahanan Pelita Jaya.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat moral bertanding pemain Persib meningkat. Pada menit 77, Persib balik unggul ketika tendangan bebas Hilton tepat di depan garis kotak penalti Pelita Jaya menjebol gawang Dian Agus untuk kedua kalinya. Gol ini disambut gempita seisi stadion yang mengelu-elukan nama Hilton yang mencetak gol pertamanya pada musim ini.

Pelita Jaya mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga pertandingan usai, mereka gagal menyamakan kedudukan. (B.82/B.111)**

Sumber Berita: Galamedia
By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger