NAMUN, TAK ADA WAKTU MEMADUKAN EKA RAMDANI DKK.

GELANDANG Timnas Thailand Suchao Nutnum (kedua kanan) berlari mengelilingi lapangan didampingi Pelatih Fisik Entang Hermani saat mengikuti latihan perdana bersama Persib di Stadion Siliwangi, Bandung, Selasa (3/11) lalu. Menjelang duel kontra Pelita Jaya dan Persitara Jakarta Utara, Suchao belum pernah berlatih bersama gelandang Persib lainnya, Eka Ramdani.* ANDRI GURNITA/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Kekalahan memalukan 0-1 dari Tim Divisi Utama Persikabo Bogor pada pertandingan uji coba di Cibinong, Selasa (10/11), menyisakan pekerjaan makin berat bagi Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono dalam persiapan "Pangeran Biru" menghadapi dua laga kandang Liga Super Indonesia.
Enam pemain vital yang tengah memperkuat Tim Nasional Indonesia dan Thailand menjadi tumpuan harapan Jaya untuk bisa membentuk performa terbaik "Pangeran Biru" menjelang duel kontra Pelita Jaya dan Persitara Jakarta Utara.
"Ini adalah situasi yang sulit. Enam pemain utama tidak bisa bersama tim saat tim ini justru sedang dalam tahap pembentukan. Akibatnya, susah untuk menjalin kekompakan dalam kerja sama antarpemain karena kami tidak pernah bisa memainkan mereka dalam waktu bersamaan pada suatu pertandingan uji coba. Di sisi lain, tenaga mereka juga dibutuhkan tim nasional. Kita tentu tidak bisa menghalangi projek tim nasional," kata Jaya di Stadion Persib Jln. A. Yani, Bandung, Rabu (11/11).
Keenam pemain yang dinilai Jaya memiliki peran vital dalam kinerja tim Persib tersebut adalah kuartet Timnas Indonesia untuk Pra-Piala Asia Eka Ramdani, Maman Abdurahman, Hariono, dan Nova Arianto. Dua lainnya adalah legiun Thailand, kiper Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan gelandang serang Suchao Nutnum.
Keenam pemain ini praktis belum pernah berkerja sama dalam satu tim meskipun Persib sudah melakoni dua kali uji coba. Eka, Maman, Hariono, dan Nova yang juga tidak bermain dalam turnamen Piala Gubernur Jawa Timur sudah masuk pemusatan latihan timnas sejak 26 Oktober lalu. Kosin dan Suchao juga baru bergabung saat Persib menang 4-0 atas Persib Bandung U-21 sebelum kebali ke Thailand untuk bertanding di ajang Pra-Piala Asia.
Keenam pemain tersebut baru akan kembali berlatih dengan Persib mulai 19 November, atau dua hari menjelang laga penting melawan Pelita Jaya di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (21/11). Kondisi inilah yang dinilai Jaya sebagai tantangan bagi dirinya dan Persib. Dia mesti membuat para pemain yang belum bertemu sebelumnya agar bisa bersenyawa dan bekerja sebagai satu kesatuan. Apalagi, pertandingan internasional yang berlevel tinggi seperti Pra-Piala Asia berpotensi menimbulkan cedera bagi para pemain.
"Contohnya Eka dan Suchao. Mereka akan berkolaborasi menjadi otak serangan di lini tengah. Akan tetapi, sampai saat ini mereka belum pernah sekali pun bermain bersama sebagai rekan satu tim, mungkin kalau sebagai lawan mereka pernah saling berhadapan. Kami hanya punya waktu dua hari untuk mempersiapkan tim dengan komposisi pemain yang lengkap sebelum melawan Pelita. Saya cuma bisa berharap mereka dapat cepat beradaptasi dengan gaya permainan tim ini dan segera menanggalkan cara bermain timnas yang pasti berbeda dari Persib," kata Jaya.
Meskipun kolektivitas permainan yang belum padu dinilai sebagai titik minor Persib sepanjang laga pramusim di Jawa Timur maupun saat melawan Persib U-21 dan Persikabo, Jaya tidak berniat untuk melakukan pertandingan uji coba resmi. Waktu sepuluh hari akan dimanfaatkan untuk meningkatkan level kerja sama dan pengertian antarpemain melalui parade game kolektif yang digelar secara internal.
Persib kemarin tidak menggelar latihan fisik maupun teknik. Airlangga dkk. diberi waktu untuk melakukan hydro massage demi meregangkan kembali otot-otot yang tegang pascalaga uji coba di Kompleks Olah Raga Batununggal. Latihan kembali digelar Kamis (12/11) pagi di Stadion Persib. (A-168)***
Sumber Berita: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment