Pemain Pelapis Persib

12 November 2009

DOKUMENTASI
Januar Pribadi
TINGGAL hitungan hari Persib harus kembali mengarungi ketatnya Liga Super Indonesia. Lawan pertama yang harus dihadapi adalah Pelita Jaya di Stadion Jalak Harupat, 21 November. Pertandingan ini sebagai pembuktian kepada fans Maung Bandung, layakkah manajeman menargetkan meraup gelar juara pada musim ini.

Target merengkuh gelar juara adalah untuk kesekian kalinya dicanangkan. Hasilnya, semua sudah tahu, tak pernah satu kali pun Maung Bandung menjadi juara sejak Sutiono cs menyabet gelar Liga Indonesia pertama.

Prestasi Persib turun-naik. Bahkan nyaris terdegradasi kalau saja PSSI tidak menurunkan aturan baru di tengah kompetisi berlangsung. Pada musim lalu Maung Bandung berada di posisi ketiga di bawah sang juara Persipura dan Persiwa Wamena.

Tahun ini, di tengah kegusaran karena minimnya dana, manajeman Persib kembali menargetkan juara. Kekalahan dua kali pada dua pertandingan perdana tak menyurutkan target. Dua kali pertandingan memang belum apa-apa, sama sekali belum menjadi penghalang untuk Eka Ramdani cs menyabet gelar.

Persib pun langsung berbenah untuk menutupi ruang kosong di tim. Dua pemain Thailand langsung didatangkan. Kiper Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool dipersiapkan untuk menggantikan Cecep Supriatna yang dianggap menjadi titik lemah Maung Bandung pada dua pertandingan sebelumnya. Tak hanya itu manajemen juga mendatangkan pemain timnas Thailand Suchao Nutnum untuk menambal posisi sayap kanan yang ditinggalkan Siswato.

Sempat terjadi polemik antara pelatih dan manajemen mengenai kebutuhan pemain di posisi ini. Manajemen berkeinginan untuk mendatangkan playmaker, sebaliknya pelatih Jaya Hartono justru menginginkan pemain sayap.

Kedua pemain untuk melengkapi tiga pemain asing lainnya Hilton Moreira, Crstian Gonzalez, dan Christian Rene Martinez telah berlatih bersama. Dalam sebuah uji coba melawan Persib U-21 kedua pemain itu sempat memukau fans Persib yang menyaksikan kedua pemain tersebut.

Sayang, pada pertandingan uji coba melawan Persikabo, Selasa (10/11), kedua pemain tersebut tidak main. Dalam pertandingan uji coba itu pun Persib tanpa diperkuat Eka Ramdani, Hariono, Maman Abdurahman, dan Nova Arianto, yang harus mengikuti latihan bersama timnas Indonesia. Hasilnya sudah diketahui, Persib takluk 0-1.

Hasil dalam pertandingan uji coba memang tidak bisa dijadikan patokan kesiapan menghadapi Liga Super. Tapi dari formasi yang dipasang Jaya Hartono dengan memasang para pemain lapis kedua menggambarkan betapa terjadi kesenjangan antara pemain inti dan pelapis kedua.

Jaya harus berpikir keras jika pemain intinya mendapat hukuman akumulasi kartu kuning atau paling buruk mengalami cedera dalam mengarungi Liga Super nanti. Permasalahan ini tak bisa dianggap enteng, sekuat apa pun pemain inti jika pemain pelapis kualitasnya jauh dari harapan, kekuatan Persib akan timpang.

Ini pekerjaan rumah buat Jaya untuk membuang kesenjangan, atau minimal memendekkan jarak kualitas antara pemain inti dan pelapis.

Ini juga pekerjaan rumah bagi para pemain yang sekarang masih jadi pelapis. Mereka bisa membuktikan kualitasnya dalam sebuah pertandingan jika dipasang. Siapa tahu, Jaya kepincut untuk menjadikan pemain inti pada pertandingan selanjutnya. Siapa tahu nantinya Persib memiliki para pemain yang siap dimainkan kapan saja.


Sumber Berita: Tribun Jabar

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger