
PENYERANG Persib Budi Sudarsono melewati Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar sebelum menendang bola ke arah gawang pada latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani, Bandung, Kamis (12/11). Belum solidnya performa lini belakang dan minimnya produktivitas dalam mencetak gol, menjadi salah satu titik minor Persib selama awal musim LSI.* ANDRI GURNITA/"PR"
BANDUNG, (PR).-
Persib Bandung terus berbenah diri dengan komposisi tim yang ada sebagai persiapan menghadapi lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia. Organisasi lini tengah dinilai sebagai titik lemah dalam tiga kekalahan terakhir (dua di LSI dan satu uji coba) karena belum bisa menghadirkan alur serangan dan umpan-umpan matang bagi para striker. Reaksi para pemain di lini vital ini juga masih belum berkontribusi bagus dalam membantu pertahanan.
"Dengan materi pemain yang ada, pembenahan terus dilakukan, terutama memperbaiki kerja para gelandang dalam bertahan dan menyerang. Khusus saat menyerang, para gelandang masih belum berani melepas umpan-umpan matang ke lini depan, sehingga para striker kesulitan mencetak gol," kata Pelatih Persib Jaya Hartono seusai latihan sore di Stadion Persib, Jln. A. Yani, Bandung, Kamis (12/11).
Selain belum solidnya performa lini belakang, produktivitas dalam mencetak gol juga menjadi salah satu titik minor Persib selama awal musim LSI. Dalam dua laga LSI yang berakhir dengan kekalahan, "Pangeran Biru" cuma sanggup memproduksi satu gol karya Airlangga Sucipto, ketika kalah 1-2 dari PSM Makassar. Dalam laga uji coba setelah itu pun, produksi gol Persib masih belum membaik. Empat gol hanya bisa diciptakan saat melawan "sang adik" Persib U-21, sedangkan melawan Persikabo, Budi Sudarsono dkk. kalah tanpa mampu mencetak gol.
Sesi latihan sore kemarin pun dimanfaatkan Jaya untuk mengasah kemampuan para striker dan organisasi permainan para gelandang. Selama tiga puluh menit, para penyerang, kecuali Airlangga yang masih cedera, menjalani latihan penyelesaian akhir secara terpisah yang didampingi Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar. Hilton Moreira dkk. secara bergiliran mengakhiri umpan-satu dua dengan tembakan eksekusi ke gawang Dedi Heryanto.
Sementara itu, Jaya Hartono dan Robby Darwis memantau dan mengoreksi latihan para gelandang dan pemain bertahan dalam mengalirkan distribusi bola. Setelah itu, gim kolektif sembilan lawan sembilan digelar untuk memadukan hasil latihan terpisah tersebut.
Jaya berharap, para pemain yang ada bisa berada dalam kondisi teknik dan moril yang bagus ketika enam pemain timnas Eka Ramdani, Maman Abdurahman, Hariono, Nova Arianto, serta dua legiun Thailand, kiper Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool dan gelandang serang Suchao Nutnum bergabung pada 19 November.
"Kehadiran mereka (para pemain Timnas) memang penting dan akan memengaruhi pola kerja tim. Tapi paling tidak, selama para pemain timnas itu absen, kondisi para pemain yang ada mesti terus dijaga agar berada pada level yang sama. Setelah itu, dalam dua hari kami harus dapat mengarahkan agar para pemain yang terbiasa bermain di timnas segera bisa beradaptasi dengan cara bermain tim Persib," kata Jaya.
Korban lapangan
Dalam kondisi kekurangan pemain karena pemanggilan Timnas, masa persiapan Persib justru kembali diganggu oleh cedera pemain. Setelah Airlangga yang belum pulih dari cedera hamstring, pemain Persib lainnya, Irwan Wijasmara terkena cedera ankle saat gim pada latihan sore. Permukaan lapangan Persib yang tidak rata membuat kaki kanan pemain yang beroperasi sebagai sayap kiri itu terkilir ketika sedang berlari. dan langsung berbaring di sisi lapangan.
"Kondisi lapangan memang tidak bagus, keras dan tidak rata. Pemain pasti lecet kalau jatuh karena permukaan juga berpasir. Saya sudah coba untuk menggelar latihan di bagian lapangan yang berumput dan lebih bagus permukaannya, tapi nyatanya masih makan korban. Mau bagaimana lagi, inilah lapangan yang tersedia untuk latihan," ujar Jaya.
Irwan menjadi korban kedua buruknya kondisi lapangan Persib. Sebelumnya, Gilang Angga juga pernah terkena cedera ankle serupa karena keras dan bergelombangnya permukaan lapangan di Stadion Persib. (A-168)***
Sumber Berita: PR
By: BP

0 comments:
Post a Comment