Dalam empat pertemuan terakhir, kedua tim mencatat hasil saling mengalahkan dan dikalahkan. Musim 2008/2009, Pelita berhasil mengalahkan Maung Bandung dengan skor 2-1 setelah pada pertemuan pertama kalah 0-1. Musim 2007 /2008, Maung Bandung menghajar Pelita 3-1 pada pertemuan pertama sebelum akhirnya The Young Guns membalasnya pada laga kedua dengan skor 2-0.“Saya sadar dan tahu risiko dari setiap hasil yang didapatkan. Secara pribadi, saya pun menginginkan sebuah kemenangan meski berbagai masalah timbul menjelang laga ini,” ungkap Pelatih Persib Jaya Hartono,kemarin.
Jaya memang sadar betul bagaimana masa depan karier kepelatihannya di Kota Kembang sangat ditentukan laga melawan Pelita.Respek yang tinggi di awal pembentukan tim,kini mulai berubah menjadi keraguan setelah Persib takluk pada dua laga tandang mereka. Dua kekalahan ini langsung jadi duri dalam perjalanan Maung Bandung. Duri itu tidak saja membuat kursi pelatih Jaya mulai tidak nyaman, tapi juga memunculkan keraguan tim Kota Kembang bisa meraih gelar juara musim ini. Bahkan, Manajer Persib Umuh Moechtar sempat melempar bara dengan meminta pendukung Maung Bandung bersabar menunggu hasil melawan Pelita.
“Dilihat saja nanti hasil melawan Pelita,” kata Umuh dalam berbagai kesempatan. Solusinya? Kalau mau jujur, lawan terberat Maung Bandung sesungguhnya adalah internal tim. Karena selain mendapat beban harus memenangkan laga, Persib juga belum dipastikan bisa turun dengan kekuatan terbaik. Hariono dan Gilang Angga Kusuma tidak bisa tampil karena mendapat giliran skorsing dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Kembalinya enam pemain inti–Eka Ramdani, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Suchao Nutnum, Sintaweechai ‘Kosin’ Hathairattanakool, dan Budi Sudarsono–juga belum bisa menjadi garansi Maung Bandungbakal menang mudah.
Selain faktor kolektivitas tim, energi Nova, Maman, Budi,Kosin, dan Nutnum sudah diperas bersama timnas sehingga dikhawatirkan datang ke Bandung dalam kondisi tinggal ampas.“Saya lihat justru yang lebih memberatkan kami meraih hasil sempurna adalah belum kompaknya tim. Dua kali sesi latihan bagi kami tentu tidak cukup,” tambah kapten Persib Eka. Eka pun melihat Pelita sebagai tim yang sulit ditaklukkan,apalagi mengaca pada pertemuan terakhir musim lalu.
“Meski terbilang berat, kami harus optimistis dan jangan terlalu memikirkan beban yang kami emban.Yang penting,seluruh pemain mampu mengeluarkan apa yang mereka bisa,”ujarnya. Karena itu,kemenangan melawan Pelita bisa jadi pembuang duri dalam daging Maung Bandung.Tiga angka bisa kembali memulihkan kepercayaan diri semua komponen. “Semua sudah di depan mata.Kami tinggal hadapi dengan apa yang ada,”tandas Eka. Sementara itu, Pelatih Pelita Fandi Ahmad mengaku tidak menyiapkan strategi khusus menghadapi Maung Bandung.
Fandi tidak meminta pemainnya memberikan pengawalan khusus kepada para striker Maung Bandung. “Kami biasa saja, tidak ada penjagaan khusus bagi siapa pun,”ujarnya. Dia minta para pemain lebih mengawasi bola-bola panjang bagi tiga striker Persib. “Kami tetap ingin tampil maksimal. Dulu kami pernah menang melawan Persib, sekarang harus menang juga,” pungkasnya. (raka zaipul)
Sumber: SINDO
By: BP

0 comments:
Post a Comment