KONTROL EMOSI JADI CATATAN

11 November 2009

PENYERANG Persib Hilton Moreira (kedua kiri) mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran kepada pemain Persikabo, Jejen, pada pertandingan uji coba di Stadion Persikabo, Cibinong, Bogor, Selasa (10/11). Hilton dkk. dengan mudahnya terpancing pola permainan keras lawan.* ANDRI GURNITA/"PR"

CIBINONG, (PR).-
Meskipun berakhir dengan kekalahan, pertandingan uji coba melawan Persikabo Bogor di Stadion Cibinong, Selasa (10/11), tetap memberikan sejumlah pelajaran berharga yang bisa dipetik Persib Bandung. Salah satunya ialah kemampuan pemain dalam mengendalikan emosi saat permainan.

Dalam pertandingan ini, emosi pemain Persib benar-benar tak terkendali. Hilton dkk. dengan mudahnya terpancing pola permainan keras lawan hingga meluapkan emosi berlebihan. Akibatnya, pola permainan yang diperagakan pun menjadi tak teratur.

Tidak terkontrolnya emosi pemain terlihat jelas saat Hilton dipaksa keluar lapangan oleh wasit Mardi setelah menjatuhkan Jejen. Tak lama berselang, giliran Gilang Angga yang dihadiahi kartu kuning.

Sebelumnya Gilang bahkan terlibat adu mulut yang sengit dengan kapten Persikabo David Pagre. Perselisihan keduanya bahkan sampai menghentikan pertandingan hingga beberapa saat lamanya. Aksi kurang terpuji keduanya pun direspons penonton dengan melemparkan botol air mineral ke dalam lapangan.

"Ini juga menjadi catatan penting kami untuk segera dibenahi. Sekembalinya ke Bandung pemain akan segera saya ingatkan tentang hal ini. Sebab pada kompetisi nanti, hal-hal demikian tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi juga," ucap Pelatih Jaya Hartono seusai pertandingan. Tanpa mengontrol emosi, pemain akan terpancing untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran yang hanya akan merugikan tim.

Sebelumnya Jaya sudah memprediksi pertandingan melawan Persikabo ini akan berlangsung keras. Mengingat, tim yang berada di Divisi Utama kerap memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk mengalahkan lawan yang selevel lebih tinggi daripada mereka.

Senada dengan Jaya, manajer Umuh Muchtar pun akan segera mengingatkan pemain untuk dapat mengontrol mental dan emosinya. Umuh pun tidak mau pemain melakukan hal-hal yang merugikan tim. "Walaupun malu, saya menoleransi kekalahan kali ini karena kekuatan pemain masih timpang bila dibandingkan dengan tim inti. Tetapi saat melawan Pelita Jaya nanti, tidak ada lagi toleransi. Siapa yang berbuat salah, harus siap mempertanggungjawabkannya," ucap Umuh.

Seusai pertandingan ini, Persib tidak akan menggelar uji coba lain. Sepuluh hari yang tersisa hingga pertandingan melawan Pelita Jaya Karawang digelar pada Sabtu (21/11) mendatang akan Jaya manfaatkan untuk menjaga sambil meningkatkan kondisi pemain. Rabu (11/11) ini pun pemain akan dibebaskan dari latihan pagi dan hanya diminta melakukan hydro massage pada sore harinya untuk melenturkan otot-otot mereka. (A-184)***


Sumber Berita: PR

By: BP

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger