BANDUNG, TRIBUN - Kubu Persib Bandung tetap optimistis meski krisis pemain lini depan saat menjamu Persitara Jakarta Utara pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (23/11) pukul 15.30.
"Persitara nggak terlalu bagus. Jadi, kita optimistis bisa mengalahkannya. Memang banyak pemain andalan kita yang terpaksa absen, tapi kita memiliki pemain pengganti yang bagus-bagus. Jadi, nggak perlu khawatir lah," kata Manajer Persib Bandung, H Umuh Muhtar, Senin (23/11).
Umuh menegaskan, ia telah memberikan suntikan motivasi kepada pemain Persib agar bermain habis-habisan. Ia percaya sepenuhnya Maman Abdurahman dkk bisa melalui semua ini dengan mulus. Melawan Persitara, kata Umuh, merupakan kesempatan besar bagi pemain pelapis untuk unjuk gigi.
Menghadapi Persitara, kubu Persib hanya menyisakan Budi Sudarsono sebagai striker murni. Cristian Gonzalez dan Hilton Moreira terpaksa absen karena dilarang tampil akibat "sepak bola unjuk rasa" saat menjamu musuh yang sama musim lalu. Adapun Airlangga Sucipto, hingga kemarin sore, belum bisa dipastikan tampil karena masih dibekap cedera hamstring.
Krisis bomber ini memaksa pelatih Jaya Hartono memutar otak untuk menyiasatinya. Kemungkinan besar Jaya bakal memaksimalkan peran Suchao Nutnum dan Atep sebagai gelandang serang yang ditempatkan lebih ke depan mendampingi Budi Sudarsono. Suchao dan Atep dikenal memiliki karakter menyerang yang cukup agresif.
Di lini tengah juga terjadi pergeseran posisi karena kapten kesebelasan Eka Ramdani pun dilarang tampil saat menjamu Persitara. Selain Suchao dan Atep, di lini vital ini kemungkinan Jaya akan menempatkan tiga pemain lainnya, yakni Hariono, Cucu Hidayat, dan Irwan Wijasmara.
Yang tidak terjadi perubahan hanya di lini belakang dan di bawah mistar gawang. Jaya tetap memercayakan lini belakang kepada Nova Arianto, Maman Abdurahman, dan Christian Rene Martinez. Adapun posisi di bawah mistar gawang tetap dipercayakan pada kiper flamboyan Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool.
Jaya mengaku tak terlalu khawatir dengan absennya tiga pilar Maung
"Wah, kalau urusan strategi, nggak bisa dibuka ke publik, dong. Yang jelas pasti ada perubahan dan kami sudah tahu apa yang harus dilakukan," ujar Jaya.
Bintang baru Persib, Suchao Nutnum, menegaskan dirinya akan berusaha tampil lebih baik
dibanding saat melawan Pelita Jaya. Menurutnya, kini kerja sama antarpemain semakin meningkat dan ia berharap bisa kembali menjebol gawang lawan.
"Rasanya indah sekali jika saya bisa memberi kemenangan untuk bobotoh. Suporter Persib memang luar biasa. Adrenalin saya selalu terpacu untuk memberikan yang terbaik bagi mereka," kata Suchao.
Di kubu Persitara, sang manajer Harry Ruswanto mengatakan, perjuangan Persitara sangat berat karena harus kembali bertarung di kandang lawan. "Persitara hanya bermodalkan semangat dan kenangan saat mengalahkan Persib di laga kompetisi tahun lalu dengan kemenangan tipis, 1?0," katanya saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin.
Tahun lalu, Persitara mengalahkan Persib saat ber-home base di Lamongan. "Namun, kekuatan Persib saat ini harus diwaspadai, apalagi bakal didukung puluhan ribu pendukungnya," kata Gendar, sapaan akrab Harry. (Persda Network/oro/san)
Sumber: Tribun Jabar
By: BP

0 comments:
Post a Comment