SANKSI PEMAIN DITERAPKAN SECARA BERGILIRAN

12 October 2009

BALIKPAPAN, (PR).-
PSSI Pusat akhirnya mengeluarkan surat keputusan terkait sanksi yang harus dijalani enam pemain Persib, Minggu (11/10) siang, sesaat sebelum pertandingan dimulai. Keenam pemain Persib mendapat hukuman untuk absen pada satu kali pertandingan putaran Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010.

Namun, berdasarkan surat bernomor SKEP/12/NH/X/2009 tentang peninjauan kembali skors yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, diputuskan para pemain Persib menjalani hukuman secara bergiliran. Enam pemain Persib yang terkena sanksi adalah Maman Abdurahman, Hariono, Gilang Angga, Cristian Gonzales, Hilton, dan Eka Ramdani.

Pada laga tandang perdana Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 antara Persib dan Persiba, di Stadion Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (11/10), Maman Abdurahman mendapat giliran pertama yang absen. Posisi stopper tersebut langsung diisi Wildansyah. Seharusnya Maman menjalani hukuman bersama kiper Tema Mursadat, tapi Tema tidak memperkuat Persib.

Setelah Maman, saat Persib laga tandang kedua menghadapi PSM Makassar, pemain yang terkena giliran menjalani hukuman adalah Waluyo dan Nyeck Nyobe. Akan tetapi, skuad "Pangeran Biru" bisa berlega hati karena saat ini kedua pemain tersebut sudah tidak bergabung di Persib. Ini berarti saat melawan "Juku Eja", Rabu (14/10), Persib bisa turun dengan kekuatan penuh, kecuali Hariono yang mendapat kartu merah melawan Persiba.

Pada laga ketiga antara Persib menghadapi Pelita Jaya, pemain yang akan absen adalah Hariono dan Gilang Angga. Setelah itu, di laga keempat antara Persib dan Persitara, langsung tiga pilar Persib sekaligus yang akan menjalani hukuman, yaitu Eka Ramdani, Hilton Moreira, dan Cristian Gonzales.

Menanggapi hal ini, Manajer Persib H. Umuh Muchtar siap mematuhi dan menjalani keputusan Komdis tersebut. Dia ingin Persib menjadi tim yang mencontohkan kepatuhan atas semua keputusan dan aturan yang diberikan Komdis. Namun, Umuh tetap akan mengajukan permohonan keringanan karena dia merasa keberatan dengan absennya tiga pemain sekaligus saat melawan Persitara.

"Kami pasti mematuhi keputusan tersebut, buktinya Maman sudah tidak dimainkan hari ini (Minggu 11/10). Akan tetapi, kami keberatan untuk pertandingan keempat. Kalau bisa dipecah lagi, agar tidak langsung tiga pemain sekaligus begitu," kata Umuh sebelum pertandingan di Hotel Sagita Balikpapan.

Menurut dia, sanksi yang diberikan ini harus dijadikan pelajaran, agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Senada dengan Umuh, Pelatih Persib Jaya Hartono mengungkapkan, dia siap mematuhi sanksi tersebut. Bagi Jaya, keputusan menjalani sanksi secara bergiliran tersebut lebih baik daripada enam pemain sekaligus yang absen.

"Kalau bergiliran begini tidak terlalu pusing memikirkan formasi pemain. Walaupun surat keputusannya baru keluar menjelang main begini, kami terima saja," ujar Jaya.

Para pemain Persib terkena sanksi karena mogok main saat melawan Persitara pada akhir musim lalu. Dari 11 pemain Persib yang terkena hukuman, saat ini hanya tersisa 6 yang masih memperkuat tim.

PSM seri

Pada pertandingan di Makassar, tuan rumah PSM ditahan Sriwijaya FC 1-1 di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (11/10). PSM memulai pertandingan dengan buruk. Hal itu terlihat dengan hadirnya sejumlah peluang dari tim "Laskar Wong Kito" yang nyaris membuahkan gol.

PSM mendapatkan penalti, namun Cristian Carrasco sebagai algojo gagal memanfaatkan peluang itu. Justru Sriwijaya unggul pada menit ke-77 melalui Zah Rahan setelah melakukan one-two dengan Kieth Kayamba.

PSM menyamakan kedudukan melalui penalti setelah Ponaryo menendang perut Diva Tarkaz. Handi Hamzah yang ditunjuk menjadi algojo kali ini berhasil mencetak gol. (A-187) ***


Sumber Berita: Pikiran Rakyat

By: Balad Persib

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger