MANAJER PERSIB DIRAWAT DI RS

19 October 2009

SOSOK pria bersemangat tinggi itu akhirnya tergolek lemas di atas tempat tidur. Segenap tenaga serta pikiran yang selama ini habis dicurahkannya untuk sepak bola, dunia yang amat dicintainya itu, khususnya Persib, kini mesti diistirahatkan sejenak.

Dua hari sudah Manajer Persib Umuh Muchtar dirawat di rumah Sakit Santo Borromeus Bandung. Kondisi tubuh yang sedang tidak memungkinkannya untuk menjalani aktivitas normal seperti biasa mau tak mau memaksanya untuk berisitirahat total. Meski dalam kondisi sakit dan hanya bisa berbaring di atas tempat tidur, antusiasmenya terhadap dunia sepak bola tetap tinggi.

Seperti saat disambangi sejumlah wartawan Minggu (18/10) sore kemarin. Televisi yang ada di kamar 1520 ruang Yosef itu dipasangnya di saluran yang tengah menyiarkan siaran langsung pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 antara Persema Malang melawan PSPS Riau.

Sambil menonton pertandingan tersebut, Umuh menceritakan perihal kondisi tubuhnya. Ia mengaku sudah merasa tidak fit sepulangnya dari Balikpapan pada Kamis (15/10) lalu. Di dalam pesawat terbang yang membawanya ke Jakarta, badannya sudah tidak enak dan menggigil kedinginan.

Keesokan harinya, rasa tidak nyaman itu makin menjadi. Namun ia memaksakan diri untuk datang ke kantor PT Persib Bandung Bermartabat di Jalan Sulanjana No. 17 Bandung untuk mengurusi gaji pemain yang mesti segera dibagikannya. Hasilnya, kondisi kesehatan Umuh semakin drop dan akhirnya memutuskan untuk menjalani perawatan di rumah sakit mulai Sabtu (17/10).

"Dokter yang memeriksa bilang tekanan darah saya turun jadi 100/60," ucap Umuh lemas. Namun, ia merasa kondisinya sudah lebih baik dibandingkan dengan saat baru masuk ke rumah sakit. Rencananya jika kondisinya terus membaik, ia akan meminta pulang, Senin (19/10) ini.

Sambil menerima tamu yang bergantian datang, Umuh menduga dropnya kondisi tubuhnya disebabkan waktu makannya yang tidak disiplin.

"Saat masih di Makassar, sering lupa makan, atau memang tidak sempat. Sekalinya makan, baru jam setengah dua pagi, setelah mendampingi tim bertanding. Jumat saat sudah tidak di Bandung malah tidak makan seharian, rasanya malas," tutur Umuh.

Terlepas dari tidak disiplinnya Umuh dalam hal makan, secara tersirat, rupanya hasil mengecewakan Persib saat melakoni laga tandang menjadi faktor lain juga yang turut membebani pikiran sang manajer ini. Beberapa kali Umuh menyatakan rasa gemasnya karena sesmestinya target membawa pulang dua poin saat kembali ke Bandung bisa terpenuhi.

"Baik di Balikpapan maupun di Makassar, semestinya hasil imbang saja bisa didapat. Materi pemain kita jauh lebih baik kok, permainan juga kita yang lebih banyak menguasai," ucapnya.

Selepas dua partai tandang yang tidak memuaskan tersebut Umuh terus berupaya supaya timnya bisa segera menampilkan performa terbaiknya. Salah satu rencana besar yang akan dilakukannya ialah mendatangkan pemain asing untuk memperkuat kekuatan skuadnya. "Tunggu saja kejutannya," kata Umuh mengumbar janji.

Baiklah Pak Umuh. Kami menanti janjinya. Semoga cepat sembuh... (Riesty Yusnilaningsih/"PR")***


Sumber Berita: Pikiran Rakyat

By: Balad Persib

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger