GOL HIBURAN

15 October 2009

KEPUTUSAN Pelatih Persib Jaya Hartono untuk mengganti Budi Sudarsono dengan Airlangga Sucipto pada menit ke-67 sangat tepat. Tertinggal 2-0 atas PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Rabu (14/10), sampai mendekati babak kedua usai. Namun, kekalahan "Pangeran Biru" dipertipis dengan gol yang diciptakan Airlangga. Striker muda masa depan Persib ini membuktikan dirinya pantas untuk diandalkan.

Gol yang diciptakan Ronggo -- begitu Airlangga disapa -- pada menit ke-83, membawa Persib bisa bersorak kendati hanya sesaat. Lewat sundulan, Ronggo berhasil merobek jala yang dikawal Syamsidar. Umpan dari arah kanan gawang yang ditendang oleh Cucu Hidayat, dilihat jeli oleh Ronggo. Arah bola yang sulit ditebak, menyulitkan sang pengawal gawang. Akhirnya, sebuah gol pun tercipta. Gol pertama bagi Persib di putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 dan satu-satunya yang dikumpulkan Persib malam itu.

Kendati gol berhasil dijaringkan oleh Ronggo, hasil akhir tetap mencatat Persib kembali menelan kekalahan. Setelah pekan lalu terpaksa menyerah 2-0 atas Persiba Balikpapan, kali ini Persib harus mengaku kalah atas PSM 2-1.

Menanggapi kesuksesan dirinya, Ronggo memilih untuk prihatin. Bukan tidak senang karena berhasil menyumbang satu gol untuk Persib, tetapi keberhasilannya malam itu tidak dibarengi kemenangan Persib. Gol yang diciptakan Ronggo, menurut dia, jadi tidak ada artinya.

"Saya senang bisa mencetak gol, tetapi rasanya enggak enak karena Persib kalah. Ini akan berbeda kalau Persib menang atau seri, saya pasti puas dan bangga bisa mencetak gol," tutur pemain bernomor punggung sembilan ini.

Baru diturunkan menjelang pertandingan usai, membuat Ronggo bersyukur karena dia bisa belajar dan memerhatikan gaya permainan lawan sepanjang babak pertama. Saat dipercaya untuk menggantikan Budi, Ronggo mengaku sudah siap karena sudah membaca kelemahan PSM.

Ketika turun, dia sudah tahu akan bergerak ke mana dan langsung membidik target agar bisa menjebol jala Syamsidar. "Saya enggak pernah kecewa duduk di bangku cadangan dulu. Dengan duduk di cadangan dulu, saya jadi bisa memerhatikan permainan lawan," ujar mantan pemain Deltras Sidoarjo ini.

Bobolnya pertahanan Persib di babak kedua, diakui Ronggo, karena buyarnya konsentrasi lini belakang dan tengah. Terutama saat sudah tertinggal 1-0. Main di luar kandang, menurut Ronggo, diperlukan konsentrasi yang baik. Dukungan dari ribuan suporter tuan rumah, terkadang mengganggu konsentrasi pemain tamu. Ditambah dengan beban mental harus bisa memenangi pertandingan di kandang lawan.

Ronggo berharap, Persib bisa tampil lebih baik lagi di laga-laga berikutnya. Dia juga masih ingin menyumbang gol lebih banyak lagi untuk "Pangeran Biru". Ronggo bertekad, mimpinya untuk membawa Persib menjadi juara liga musim ini, harus terwujud.

Kita tunggu janji Ronggo ditepati. (Windy Eka Pramudya/ "PR") ***


Sumber Berita: Pikiran Rakyat

By: Balad Persib

0 comments:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Persib Online
Powered by Blogger